Sony Bidik Akuisisi Tamron, Incar Produsen Lensa Kamera Senilai US$ 1,18 Miliar



KONTAN.CO.ID - Produsen lensa kamera asal Jepang Tamron mengungkapkan, telah menerima proposal akuisisi dari Sony Group. Perusahaan kini membentuk komite khusus untuk meninjau berbagai opsi terkait penawaran tersebut.

Melansir Reuters, berdasarkan keterbukaan informasi pada Kamis (30/7/2026), Tamron menyatakan, Sony mengajukan proposal yang bersifat tidak mengikat (non-binding) untuk serangkaian transaksi yang bertujuan menjadikan Tamron sebagai anak usaha yang dimiliki sepenuhnya.

Baca Juga: AS Luncurkan Serangan Baru ke Iran, Perang Timur Tengah Masuki Babak Baru


Kabar tersebut langsung mendorong minat investor. Saham Tamron tidak diperdagangkan pada awal sesi perdagangan di Tokyo karena dibanjiri antrean beli.

Berdasarkan harga penutupan Rabu (29/7), kapitalisasi pasar Tamron mencapai sekitar US$ 1,18 miliar. Sementara itu, saham Sony turun 1,7%.

Juru bicara Sony mengatakan, perusahaan meyakini proposal tersebut akan meningkatkan nilai perusahaan Tamron, memberikan manfaat bagi para pemangku kepentingannya, sekaligus memperkuat pengembangan bisnis pencitraan (imaging) Sony.

Sony dikenal sebagai produsen kamera dan sensor gambar, sedangkan Tamron merupakan pemasok lensa untuk kamera Sony. Selain itu, Tamron juga memproduksi lensa yang kompatibel dengan kamera buatan Nikon dan Canon.

Baca Juga: Harga Emas Spot Menguat Tipis ke US$ 4.080 Kamis (30/7) Pagi, Apa Pemicunya?

Berdasarkan data LSEG, Sony saat ini telah memiliki 14,7% saham Tamron. Adapun investor asal Singapura, Effissimo Capital, merupakan pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 17,4%.

Dalam beberapa bulan terakhir, saham Sony berada di bawah tekanan akibat kekhawatiran investor terhadap tingginya harga chip memori serta dampak perkembangan kecerdasan buatan (AI) terhadap bisnis hiburannya.