S&P 500 dan Dow Jones di posisi tertinggi 2016



NEW YORK. Bursa AS ditutup bullish. Tadi malam (17/3), indeks S&P 500 ditutup pada posisi tertingginya di sepanjang tahun ini.

Mengutip data Bloomberg, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks S&P 500 naik 0,6% menjadi 2.027,22. Kondisi serupa terjadi pada indeks Dow Jones Industrial Average yang naik 0,4% menjadi 17.325,76. Level ini juga merupakan level tertinggi di 2016.

Adapun indeks Nasdaq Composite naik 0,8% ke posisi terbaik sejak 6 Januari lalu. Transaksi tadi malam melibatkan sekitar 7,6 miliar saham, atau 14% di bawah volume transaksi rata-rata tahun ini.


Adapun sejumlah saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa AS antara lain: Freeport-McMoRan Inc yang melaju 10%, Chevron Corp naik 1,2%, dan Oracle Corp yang reli ke posisi tertinggi empat bulan. Di sisi lain, Bank of America mencatatkan penurunan sebesar 1,9%.

Saham-saham berbasis komoditas menjadi saham pengerek kinerja indeks. Penyebabnya tak lain kenaikan harga minyak dunia pasca keputusan The Federal Reserve yang menahan suku bunga acuannya di kisaran 0,25% hingga 0,5%.

Keputusan bank sentral AS memicu kejatuhan dollar AS versus sejumlah mata uang utama dunia.

Selain itu, the Fed juga memberikan sinyal tidak terburu-buru dalam menaikkan suku bunga acuan di tengah melemahnya pertumbuhan ekonomi global serta guncangan di pasar finansial.

"Saat ini, sinyal di market mengalami perubahan menjadi dovish. Investor dalam jangka pendek akan melihat hal tersebut. Kebijakan the Fed akan lebih akomodatif dan hal itu akan memperlemah posisi dollar AS," papar Chad Morganlander, money manager Stifel, Nicolaus & Co di Florham Park, New Jersey.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News