KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Rabu (13/5/2026), setelah data inflasi terbaru memperkuat keyakinan pasar bahwa suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama. Hingga pukul 09.45 waktu New York, indeks Dow Jones turun 249,05 poin atau 0,50% ke 49.511,51. Sementara itu, S&P 500 melemah 0,19% ke 7.387,05 dan Nasdaq Composite bergerak datar dengan kenaikan tipis 0,01% ke 26.091,60. Tekanan terutama terjadi di indeks S&P 500 yang makin menjauh dari rekor tertingginya. Investor khawatir lonjakan inflasi membuat bank sentral AS atau The Fed belum akan melonggarkan kebijakan moneternya dalam waktu dekat.
S&P 500 Merosot Tertekan Data Inflasi Tinggi, Harapan Pemangkasan Suku Bunga Sirna
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Rabu (13/5/2026), setelah data inflasi terbaru memperkuat keyakinan pasar bahwa suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama. Hingga pukul 09.45 waktu New York, indeks Dow Jones turun 249,05 poin atau 0,50% ke 49.511,51. Sementara itu, S&P 500 melemah 0,19% ke 7.387,05 dan Nasdaq Composite bergerak datar dengan kenaikan tipis 0,01% ke 26.091,60. Tekanan terutama terjadi di indeks S&P 500 yang makin menjauh dari rekor tertingginya. Investor khawatir lonjakan inflasi membuat bank sentral AS atau The Fed belum akan melonggarkan kebijakan moneternya dalam waktu dekat.
TAG:
- Investasi Saham
- Morgan Stanley
- Wall Street
- harga minyak
- Nasdaq
- Ekonomi AS
- kebijakan moneter
- suku bunga The Fed
- inflasi AS
- Dow Jones
- Bursa Saham AS
- Nebius Group
- CME FedWatch Tool
- Indeks Utama Wall Street
- Euforia Wall Street
- Indeks Wall Street
- Risiko Pasar
- S
- Konflik Iran
- Proyeksi Suku Bunga
- harga produsen AS
- inflasi konsumen AS
- sektor semikonduktor