KONTAN.CO.ID - S&P Global memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global untuk 2026 sebesar 700.000 barel per hari (bph), seiring dampak perang antara Amerika Serikat dan Iran yang mengganggu pasokan energi serta menekan konsumsi. Melansir Reuters Kamis (23/4/2026), Konsultan energi Ethan Ng menyatakan, pertumbuhan permintaan minyak kini diperkirakan hanya mencapai 400.000 bph, jauh di bawah proyeksi sebelum konflik yang sebesar 1,1 juta bph. Baca Juga: Wabah Flu Burung: China Larang Impor Unggas dari Chili
S&P Global Pangkas Proyeksi Permintaan Minyak 2026 Sebesar 700.000 bph
KONTAN.CO.ID - S&P Global memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global untuk 2026 sebesar 700.000 barel per hari (bph), seiring dampak perang antara Amerika Serikat dan Iran yang mengganggu pasokan energi serta menekan konsumsi. Melansir Reuters Kamis (23/4/2026), Konsultan energi Ethan Ng menyatakan, pertumbuhan permintaan minyak kini diperkirakan hanya mencapai 400.000 bph, jauh di bawah proyeksi sebelum konflik yang sebesar 1,1 juta bph. Baca Juga: Wabah Flu Burung: China Larang Impor Unggas dari Chili