SpaceX Tekan Biaya IPO Raksasa, Bank Investasi Tetap Berpotensi Raup US$ 500 Juta



KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, dilaporkan tengah bernegosiasi dengan bank-bank penjamin emisi (underwriter) untuk memangkas biaya IPO ke level di bawah 0,75% dari target dana yang akan dihimpun sekitar US$ 75 miliar. 

Jika tercapai, kesepakatan ini akan menjadi salah satu struktur biaya terendah dalam sejarah penawaran saham perdana berskala jumbo.

Laporan Bloomberg yang dikutip Reuters pada Selasa (2/6/2026) menyebutkan, meski tarif underwriting ditekan, bank-bank investasi yang terlibat tetap berpotensi mengantongi pendapatan sekitar US$ 500 juta dari transaksi tersebut.


IPO SpaceX diperkirakan menjadi debut pasar saham terbesar sepanjang sejarah. 

Baca Juga: Jelang IPO Raksasa, SpaceX Percepat Ekspansi AI hingga Atur Kendali Saham

Perusahaan yang bergerak di bidang peluncuran roket, layanan internet satelit, dan kecerdasan buatan (AI) itu disebut akan menghimpun dana hingga US$ 75 miliar dengan valuasi mencapai sekitar US$ 1,75 triliun.

Sejumlah bank investasi papan atas yang ditunjuk sebagai joint book-running managers dalam penawaran ini antara lain Goldman Sachs, Morgan Stanley, BofA Securities, Citigroup, dan JPMorgan. Mereka memimpin konsorsium yang terdiri dari puluhan lembaga keuangan global.

Menurut laporan tersebut, Goldman Sachs dan Morgan Stanley sebagai bank utama akan memperoleh porsi pendapatan terbesar dibandingkan 21 broker lainnya yang turut terlibat dalam transaksi.

Besaran biaya yang sedang dinegosiasikan merupakan tarif dasar yang dibayarkan SpaceX kepada para underwriter. Nilai itu belum memasukkan berbagai insentif tambahan yang bisa diberikan berdasarkan kinerja penjualan saham.

Upaya menekan biaya penjaminan emisi menunjukkan kuatnya posisi tawar SpaceX menjelang pencatatan sahamnya. 

Baca Juga: SpaceX Percepat Debut IPO, Segera Melantai di Nasdaq dengan Valuasi US$ 1,75 Triliun

Dengan status sebagai salah satu perusahaan swasta paling bernilai di dunia dan tingginya minat investor terhadap sektor antariksa serta AI, perusahaan memiliki ruang lebih besar untuk menegosiasikan syarat yang lebih menguntungkan.

SpaceX diperkirakan mulai melakukan roadshow kepada investor pada 4 Juni dan berpotensi melantai di bursa paling cepat pada 12 Juni.

Sebagai perbandingan, biaya underwriting sebesar 0,75% pernah diterapkan pada IPO General Motors pada 2010, ketika bank-bank Wall Street bernegosiasi langsung dengan pemerintah Amerika Serikat dalam penjualan saham perusahaan otomotif tersebut. 

Jika SpaceX berhasil memperoleh tarif di bawah angka itu, transaksi ini akan menjadi salah satu kesepakatan IPO besar dengan biaya penjaminan emisi paling rendah yang pernah tercatat.