KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Serikat Petani Indonesia (SPI) menyebut fleksibilitas harga pembelian pemerintah (HPP) gabah yang dicanangkan pemerintah saat ini tak sebanding dengan biaya usaha petani. Ketua Umum SPI Henry Saragih menilai fleksibilitas harga oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) tidak sebanding dengan kenaikan biaya usaha tani padi sawah konvensional. "SPI menghitung ada kenaikan sebesar Rp 1.000 untuk setiap kilogram gabah yang dihasilkan, dari Rp 5.050/kilogram pada tahun 2023 menjadi di atas Rp 6.000/kilogram tahun 2024 ini", ujarnya melalui keterangan resmi, Kamis (4/4).
SPI: Fleksibilitas HPP Gabah Tak Untungkan Petani
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Serikat Petani Indonesia (SPI) menyebut fleksibilitas harga pembelian pemerintah (HPP) gabah yang dicanangkan pemerintah saat ini tak sebanding dengan biaya usaha petani. Ketua Umum SPI Henry Saragih menilai fleksibilitas harga oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) tidak sebanding dengan kenaikan biaya usaha tani padi sawah konvensional. "SPI menghitung ada kenaikan sebesar Rp 1.000 untuk setiap kilogram gabah yang dihasilkan, dari Rp 5.050/kilogram pada tahun 2023 menjadi di atas Rp 6.000/kilogram tahun 2024 ini", ujarnya melalui keterangan resmi, Kamis (4/4).