Spotify Tak Mau Sekadar Streaming, Kini Jual Buku Fisik Menggandeng Bookshop.org



KONTAN.CO.ID - Spotify mengumumkan akan mulai memungkinkan pengguna membeli buku fisik langsung melalui aplikasinya lewat kemitraan dengan peritel buku daring Bookshop.org.

Melansir Reuters Kamis (5/2/2026), langkah ini menandai ekspansi yang tidak terduga dari Spotify, yang selama ini dikenal sebagai platform streaming musik dan audio, termasuk audiobook.

Baca Juga: UEA Rancang Hunian Sementara Palestina di Gaza Selatan yang Dikuasai Israel


Perusahaan asal Swedia tersebut terus menambah fitur baru guna memperkuat daya saingnya menghadapi raksasa teknologi lain seperti Apple dan Amazon.

Setelah meluncurkan layanan audiobook dua tahun lalu, Spotify mencatat pertumbuhan signifikan di segmen tersebut.

Spotify menyebut layanan Audiobooks in Premium kini telah hadir di 22 pasar global, dengan katalog berbahasa Inggris yang berkembang menjadi lebih dari 500.000 judul.

Jumlah pendengar baru audiobook meningkat 36% dibandingkan tahun lalu, sementara jam mendengarkan tumbuh 37%.

Fitur pembelian buku fisik ini dijadwalkan mulai diluncurkan pada musim semi tahun ini untuk pengguna di Amerika Serikat dan Inggris.

Baca Juga: Bursa Kripto Gemini PHK 200 Karyawan dan Hentikan Operasional di Eropa-Australia

Dalam kerja sama ini, Bookshop.org akan menangani aspek harga, inventori, hingga pengiriman buku, sementara Spotify akan memperoleh komisi afiliasi dari setiap transaksi yang dilakukan melalui aplikasinya.

Langkah Spotify ini hadir di tengah perlambatan penjualan buku fisik, seiring semakin banyak konsumen beralih ke buku elektronik dan sumber bacaan digital lainnya.

Tahun lalu, News Corp pemilik penerbit HarperCollins mengungkapkan bahwa pesanan buku dari pembaca dan peritel mulai melambat.

Bahkan, Baker & Taylor, distributor buku perpustakaan yang telah beroperasi hampir 200 tahun, menutup usahanya pada Januari lalu.

Selain fitur penjualan buku fisik, Spotify juga memperkenalkan Page Match, sebuah alat yang memungkinkan pengguna memindai halaman dari buku fisik atau e-book melalui aplikasi Spotify untuk langsung melompat ke bagian yang sama dalam versi audiobook.

Baca Juga: Lagarde Tekan Pemimpin Uni Eropa, ECB Siapkan Checklist Reformasi Ekonomi

Fitur Page Match akan tersedia saat peluncuran untuk sebagian besar judul audiobook berbahasa Inggris dan ditargetkan sepenuhnya tersedia bagi seluruh pengguna audiobook paling lambat 23 Februari mendatang.

Di sisi lain, Spotify juga menaikkan harga langganan premium bulanannya sebesar US$1 menjadi US$12,99 di Amerika Serikat, Estonia, dan Latvia.

Saham Spotify tercatat turun sekitar 4,5% pada perdagangan terakhir. Meski demikian, sepanjang tahun lalu, saham perusahaan ini masih mencatatkan kenaikan hampir 30%.

Selanjutnya: BEI Nilai Revisi Aturan IPO Tak Hambat Minat Perusahaan Melantai di Bursa

Menarik Dibaca: Net Worth vs Gaji: Kenapa Orang Kaya Fokus Kekayaan Bersih, Bukan Penghasilan?