Sri Mulyani berharap penyederhanaan birokrasi di Kemenkeu percepat layanan publik



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu)  telah melantik 25 pejabat eselon II. Pelantikan ini kelanjutan dari pelantikan 179 pejabat eselon III dan IV serta pejabat fungsional di Kemenkeu. Pelantikan ini disebut sebagai wujud reformasi birokrasi di lingkungan Kemenkeu.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Presiden Joko Widodo telah menyampaikan beberapa prioritas untuk mencapai Indonesia maju.

Baca Juga: Sri Mulyani kepada Nadiem: It's not about the money...


Di antaranya, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, dan transformasi ekonomi. Dari peningkatan tersebut, diharapkan Indonesia akan menjadi semakin kokoh, kompetitif, dan antisipatif terhadap perubahan zaman.

“Kita sebagai jajaran pegawai negara harus melakukan dua hal, yaitu melakukan simplifikasi regulasi serta meningkatkan efisiensi kompetensi dan integritas dari birokrasi.

Oleh karena itu, kita harus merespons program utama tersebut untuk meningkatkan reformasi dan menjaga agar regulasi kita semakin simpel dan efisien,” ujar Menkeu dalam sambutannya pada prosesi pelantikan di Jakarta, Jumat (29/11).

Dari 179 pejabat yang baru dilantik, terdapat 112 orang yang sebelumnya menjabat sebagai Eselon III dan IV dan beralih menjadi pejabat fungsional Analis Kebijakan. Kebijakan ini dilakukan untuk menciptakan organisasi yang lebih ramping, tetapi tetap efektif secara fungsi.

Dengan demikian, BKF diharapkan menjadi organisasi yang lebih tangkas dan responsif.

Baca Juga: Rekening nasabah diintip, Kantor Pajak harus jamin privasi masyarakat terjaga

Menkeu mengharapkan pengurangan pejabat Eselon III dan IV dapat memangkas rantai birokrasi dan mempermudah masyarakat mendapatkan layanan publik.

Editor: Noverius Laoli