KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Realisasi penerimaan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) hingga akhir Februari 2022 tumbuh signifikan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, realisasi yang moncer ini didorong kinerja positif seluruh komponen penerimaannya. Menurut catatan bendahara negara, penerimaan kepabeanan dan cukai selama dua bulan pertama tahun ini tercatat Rp 56,7 triliun atau tumbuh 59,3% yoy. Ini pun sudah mencakup 23,2% dari target yang dipatok di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022. “Penerimaan bea cukai masih tumbuh, didorong tren positif bea masuk, resiliennya performa cukai, serta kinerja meyakinkan bea keluar. Ini juga menggambarkan pemulihan ekonomi yang luar biasa,” tutur Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Senin (28/3) via video conference.
Sri Mulyani: Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Tumbuh Signifikan di Awal Tahun
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Realisasi penerimaan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) hingga akhir Februari 2022 tumbuh signifikan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, realisasi yang moncer ini didorong kinerja positif seluruh komponen penerimaannya. Menurut catatan bendahara negara, penerimaan kepabeanan dan cukai selama dua bulan pertama tahun ini tercatat Rp 56,7 triliun atau tumbuh 59,3% yoy. Ini pun sudah mencakup 23,2% dari target yang dipatok di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022. “Penerimaan bea cukai masih tumbuh, didorong tren positif bea masuk, resiliennya performa cukai, serta kinerja meyakinkan bea keluar. Ini juga menggambarkan pemulihan ekonomi yang luar biasa,” tutur Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Senin (28/3) via video conference.