KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mempertegas peran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai bagian dari infrastruktur penyangga perekonomian desa. Tidak hanya berfungsi sebagai saluran distribusi bantuan sosial dan barang bersubsidi, koperasi tersebut juga akan berperan sebagai offtaker atau pembeli hasil pertanian saat harga komoditas di tingkat petani jatuh di bawah ketentuan pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa keberadaan Kopdes Merah Putih memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibanding sekadar menjadi pusat perbelanjaan atau supermarket di pedesaan.
"Koperasi Desa Merah Putih itu adalah infrastrukturnya pemerintah," ujar Zulkifli Hasan usai rapat terbatas dengan Presiden, Selasa (14/7/2026).
Baca Juga: Menkeu Purbaya Siapkan Ahli Hukum untuk Hadapi Gugatan Patriot Bond ke MK Pemerintah menetapkan Kopdes Merah Putih sebagai offtaker untuk sejumlah komoditas pertanian strategis, antara lain gabah dan jagung. Peran tersebut akan dijalankan ketika harga pembelian di tingkat petani berada di bawah harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah. “Kalau harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah seperti gabah masih di bawah harga yang ditentukan pemerintah, maka koperasi bisa menjadi pembeli produk-produk pertanian yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," ujar Zulkifli Hasan. Menurutnya, mekanisme tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga komoditas pertanian sekaligus melindungi pendapatan petani dari tekanan harga di pasar. Ia menambahkan, apabila harga gabah maupun jagung turun di bawah batas yang ditentukan pemerintah, maka Kopdes Merah Putih akan mengambil peran sebagai pembeli atau offtaker untuk menyerap hasil panen petani.
Baca Juga: Proyek LNG Abadi Masela 60% Buat Domestik 40% Ekspor, Begini Rinciannya Selain menjalankan fungsi penyerapan hasil pertanian, Kopdes Merah Putih juga akan menjadi infrastruktur pemerintah dalam mendistribusikan berbagai program bantuan kepada masyarakat. Penyaluran bantuan sosial dan barang-barang bersubsidi nantinya akan terintegrasi melalui jaringan koperasi tersebut. "Untuk menyampaikan barang-barang bantuan, bantuan sosial, kemudian barang-barang subsidi, semua nanti melalui Koperasi Desa Merah Putih," katanya. Dengan perluasan fungsi tersebut, pemerintah berharap Kopdes Merah Putih dapat menjadi instrumen strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, menjaga stabilitas harga di tingkat petani, serta meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan dan subsidi hingga ke wilayah pedesaan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News