KONTAN.CO.ID - SEOUL. Operator Starbucks Korea membukukan kerugian operasional pada kuartal II 2026 setelah penjualan tertekan menyusul kontroversi kampanye pemasaran yang dinilai menyinggung penumpasan brutal terhadap demonstran pro-demokrasi pada 1980. Kondisi tersebut diperparah dengan penghentian promosi musim panas andalan Starbucks Korea. Operator Starbucks Korea, SCK Company, mencatat kerugian operasional sebesar 18,4 miliar won atau sekitar US$13,4 juta pada kuartal II 2026. Kinerja tersebut berbalik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya ketika SCK Company masih membukukan laba operasional sebesar 40,3 miliar won. Dibandingkan kuartal I 2026, kinerja SCK juga memburuk karena sebelumnya perusahaan mencatat laba operasional sebesar 29,3 miliar won.
Starbucks Korea Catat Rugi US$13,4 Juta Setelah Tersandung Kontroversi Kampanye
KONTAN.CO.ID - SEOUL. Operator Starbucks Korea membukukan kerugian operasional pada kuartal II 2026 setelah penjualan tertekan menyusul kontroversi kampanye pemasaran yang dinilai menyinggung penumpasan brutal terhadap demonstran pro-demokrasi pada 1980. Kondisi tersebut diperparah dengan penghentian promosi musim panas andalan Starbucks Korea. Operator Starbucks Korea, SCK Company, mencatat kerugian operasional sebesar 18,4 miliar won atau sekitar US$13,4 juta pada kuartal II 2026. Kinerja tersebut berbalik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya ketika SCK Company masih membukukan laba operasional sebesar 40,3 miliar won. Dibandingkan kuartal I 2026, kinerja SCK juga memburuk karena sebelumnya perusahaan mencatat laba operasional sebesar 29,3 miliar won.
TAG: