Startup chip kecerdasan buatan asal China berencana IPO di AS



KONTAN.CO.ID - BEIJING. Horizon Roboctics Inc tengah mempertimbangkan untuk melakukan penawaran saham perdana (IPO) di Amerika Serikat (AS) dengan membidik dana segara US$ 1 miliar. 

Perusahaan rintisan (startup) China yang mengembangkan chip kecerdasan buatan untuk kendaraan pintar itu didukung oleh sejumlah investor, diantaranya Intel Capital,  Hillhouse Capital dan Yunfeng Capital milik Jack Ma.

Sumber Bloomberg menyebut, Horizon Robotics sudah menggandeng penasihat untuk persiapan penjualan saham perdana tersebut. IPO diperkirakan bisa terealisasi pada akhir tahun ini. Namun, rincian rencana IPO Horizon Robotics termasuk tempat dan waktu masih dalam tahap awal karena pertimbangan sedang berlangsung.


Baca Juga: China layangkan kritik keras ke Taiwan karena menerima vaksin Covid-19 dari Jepang

Horizon Robotics merupakan bagian dari pasar yang berkembang untuk pengembangan otomotif teknologi canggih seperti kendaraan swakemudi. Apalagi Chian memiliki obsesi jadi 

pemimpin dunia dalam pembuatan chip dan perangkat lunak kecerdasan buatan secara umum. Upaya AS untuk mempersulit perusahaan China mengakses komponen elektronik dan pengetahuan telah memicu  perusahaan di negara ini bergerak menuju kemandirian teknologi tinggi.

Didirikan pada tahun 2015, Horizon Robotics membuat chip artificial intelligence (AI) untuk kendaraan dan mesin otonom. Perusahaan ini juga membuat perangkat lunak yang disesuaikan dengan chip ini, yang dapat dipasang di segala hal mulai dari kendaraan hingga speaker pintar. Adapun partner Horizon Robotics diantaranya Audi Volkswagen AG, BYD Co., SAIC Motor Corp. dan Robert Bosch GmbH. 

Awal tahun ini, Horizon Robotics telah berhasil mengumpulkan US$ 400 juta dalam putaran pendanaan dari investor termasuk Yunfeng Capital, Contemporary Amperex Technology Co., Baillie Gifford, dan CITIC Private Equity Funds.

Keinginan IPO sudah diutarakan Pendiri dan Chief Executive Officer  Horizon Robotic Yu Kai  sejak tahun 2019. Di konferensi IC China kala itu, ia mengatakan Horizon Robotics berencana listing di papan STAR bergaya Nasdaq Shanghai dalam tiga tahun kemudian. 

Baca Juga: Aktivis Hong Kong ditangkap jelang peringatan peristiwa Tiananmen

Pada bulan April, regulator sekuritas China memperketat aturan untuk listing di dewan yang berfokus pada teknologi, memperbarui kriteria untuk evaluasi seperti keterampilan penelitian dan pengembangan, paten, tingkat pertumbuhan pendapatan, dan kapasitas untuk berinovasi. 

Perubahan tersebut menyebabkan lonjakan perusahaan yang menarik IPO mereka, sementara yang lain telah beralih ke daftar perencanaan di bursa lain seperti Hong Kong atau New York.

Perusahaan perangkat medis Neusoft Medical Systems Co dan pembuat peralatan pencitraan dan radioterapi medis Shanghai United Imaging Healthcare Co adalah di antara perusahaan yang sekarang menimbang IPO di Hong Kong setelah sebelumnya berusaha untuk go public di dewan STAR.

Selanjutnya: SPAC William Ackman Pershing masuk Universal Music senilai US$ 40 miliar

Editor: Tendi Mahadi