JAKARTA. Setelah Stasiun Palmerah, tiga stasiun kereta komuter atau commuter line di wilayah Jabodetabek juga akan disulap menjadi stasiun yang lebih modern pada tahun ini. Tiga stasiun tersebut adalah Stasiun Kebayoran di Jakarta Selatan, Stasiun Parungpanjang, dan Stasiun Maja (keduanya di Banten). Dirjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan Hermanto Dwiatmoko mengemukakan hal itu, Sabtu (16/5/2015) siang. "Setelah Palmerah masih ada tiga stasiun lagi, yaitu Kebayoran, Parungpanjang, dan Maja. Semoga tahun ini pengerjaannya juga segera rampung," tutur Hermanto yang mendampingi Menteri Perhubungan Ignasius Jonan melakukan peninjauan konstruksi ke Stasiun Palmerah, Sabtu (16/5/2015). Renovasi tiga stasiun itu dilakukan untuk mengakomodasi jumlah penumpang yang semakin banyak menggunakan kereta ke dan dari Jakarta. Stasiun Palmerah misalnya, saat ini hanya mampu menampung sekitar 10.000 orang perhari. Setelah selesai direnovasi, stasiun yang berdekatan dengan kompleks DPR/MPR itu diperkirakan bisa menampung 30.000 orang setiap hari.
Stasiun Kebayoran, Parungpanjang & Maja bersolek
JAKARTA. Setelah Stasiun Palmerah, tiga stasiun kereta komuter atau commuter line di wilayah Jabodetabek juga akan disulap menjadi stasiun yang lebih modern pada tahun ini. Tiga stasiun tersebut adalah Stasiun Kebayoran di Jakarta Selatan, Stasiun Parungpanjang, dan Stasiun Maja (keduanya di Banten). Dirjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan Hermanto Dwiatmoko mengemukakan hal itu, Sabtu (16/5/2015) siang. "Setelah Palmerah masih ada tiga stasiun lagi, yaitu Kebayoran, Parungpanjang, dan Maja. Semoga tahun ini pengerjaannya juga segera rampung," tutur Hermanto yang mendampingi Menteri Perhubungan Ignasius Jonan melakukan peninjauan konstruksi ke Stasiun Palmerah, Sabtu (16/5/2015). Renovasi tiga stasiun itu dilakukan untuk mengakomodasi jumlah penumpang yang semakin banyak menggunakan kereta ke dan dari Jakarta. Stasiun Palmerah misalnya, saat ini hanya mampu menampung sekitar 10.000 orang perhari. Setelah selesai direnovasi, stasiun yang berdekatan dengan kompleks DPR/MPR itu diperkirakan bisa menampung 30.000 orang setiap hari.