Status PEND di BCA Bikin Cemas? Pahami Artinya Agar Tak Salah Langkah



KONTAN.CO.ID - Ketahui arti status Pending pada mutasi BCA. Transfer pending di BCA yang biasanya ditandai sebagai PEND atau Pending pada mutasi rekening di m-BCA, BCA mobile, KlikBCA, maupun ATM adalah status transaksi yang cukup sering membuat nasabah khawatir.

Banyak yang mengira kondisi ini berarti transfer gagal atau dana tertahan, padahal pada kenyataannya transaksi sudah berhasil dilakukan dan saldo pengirim sudah terpotong.

Berdasarkan penjelasan resmi Halo BCA (layanan customer service BCA), status PEND memiliki arti sebagai berikut:

  • Transaksi telah berhasil dieksekusi oleh sistem.
  • Dana sudah dikirim dan diproses oleh sistem BCA.
  • Namun, proses pencatatan atau pembukuan (posting ke jurnal sistem) masih tertunda.

Baca Juga: Cara Bayar K-Vision via Nomor Virtual Account BCA Mobile hingga ATM

Dengan kata lain, yang berstatus pending bukan pengiriman dananya, melainkan hanya proses administrasi internal BCA. Saldo pengirim sudah berkurang, dan dana pada umumnya sudah diterima oleh penerima atau akan masuk dalam waktu sangat singkat.

Status ini berbeda dengan transfer yang benar-benar gagal, misalnya akibat nomor rekening salah, limit harian terlampaui, atau gangguan sistem serius.

Pada kasus gagal, dana biasanya tidak tercatat sebagai transaksi berhasil dan akan dikembalikan otomatis ke saldo pengirim.

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu! Ini 3 Rekening BCA untuk Anak dan Syarat Pembukaan

Berapa Lama Status Pending Berlangsung?

Melansir laman BCA, dalam kondisi normal, status PEND bersifat sementara dan cepat terselesaikan. mumnya berubah menjadi status normal dalam beberapa menit hingga beberapa jam.

Batas maksimal yang umum adalah 1×24 jam (satu hari kerja). Banyak kasus selesai hanya dalam 1–2 jam, terutama jika transaksi dilakukan pada jam operasional normal.

Jika transaksi dilakukan mendekati cut-off time atau di luar jam operasional, proses pencatatan bisa bergeser ke hari kerja berikutnya.

Untuk transfer antarbank melalui BI-FAST, SKN, atau RTGS, dana biasanya masuk real-time atau dalam hitungan jam, meskipun pencatatan mutasi di sisi BCA bisa sedikit terlambat.

Apabila status pending berlangsung lebih dari 1×24 jam, atau dana belum diterima oleh pihak penerima, nasabah disarankan segera menghubungi Halo BCA.

Baca Juga: Cara Menghubungkan Joint Account BCA di MyBCA untuk Pemula

Penyebab Umum Transfer Pending di BCA

Beberapa faktor yang paling sering menyebabkan munculnya status PEND antara lain:

  • Proses pembukuan sistem BCA sedang padat (backlog), terutama saat volume transaksi tinggi seperti akhir bulan atau periode promo.
  • Transaksi dilakukan di luar jam operasional atau mendekati cut-off time.
  • Gangguan sementara pada e-channel (m-BCA, ATM, KlikBCA), meskipun transaksi tetap berhasil di sistem backend.
Untuk transfer antarbank via LLG, proses settlement memang lebih lama dibanding BI-FAST atau RTGS, meskipun status pending lebih berkaitan dengan pencatatan internal BCA.

Cara Menyikapi saat Status Pending Terlalu Lama

Jika mengalami transfer pending, lakukan langkah berikut:

  • Cek mutasi rekening secara berkala melalui BCA mobile atau KlikBCA.
  • Pantau saldo rekening; jika saldo sudah terpotong, dana umumnya aman.
  • Konfirmasi ke penerima apakah dana sudah masuk.
  • Segera hubungi Halo BCA jika:
  • Status pending tidak berubah lebih dari 1×24 jam.
  • Dana belum diterima oleh penerima.
  • Saldo terpotong, tetapi transaksi seharusnya gagal.
Halo BCA dapat dihubungi melalui: Telepon: 1500888, Aplikasi haloBCA, dan WhatsApp resmi BCA: 0811-1500-998 (pastikan akun terverifikasi).

Tonton: Bursa Deputi Gubernur BI Memanas, Nama Wamenkeu Picu Polemik Independensi

Selanjutnya: Ditjen Pajak Targetkan Rp 200 Triliun dari Penambahan Basis Pajak pada Tahun 2026

Menarik Dibaca: E-Statement: Kunci Lapor Pajak Tanpa Stres, Banyak Orang yang Belum Tahu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News