JAKARTA. Pergerakan poundsterling di hadapan aussie masih terjaga setelah imbas devaluasi yuan merontokkan kekuatan nilai tukar dollar Australia. Apalagi sterling ditopang rilis data ekonomi yang mentereng. Mengutip Bloomberg, Rabu (12/8) pukul 16.40 WIB pasangan GBP/USD unggul tipis 0,02% di level 1,5575 dibanding hari sebelumnya. Begitu juga dengan pairing GBP/AUD yang naik 0,13% ke level 2,1348. Hanya GBP/JPY yang harus merunduk 0,39% di level 194,10. Pada Rabu (12/8) rilis data claimant count change Inggris Juni 2015 positif dengan angka jobless claims turun menjadi minus 4,9 ribu dari sebelumnya di level 200. Begitu juga dengan tingkat pengangguran rata-rata yang bertahan di level 5,6%. Hanya saja kekuatan sterling sedikit terganjal oleh rilis data average earnings index 3 bulanan Inggris yang turun dari 3,2% menjadi 2,4%.
Sterling mengungguli aussie
JAKARTA. Pergerakan poundsterling di hadapan aussie masih terjaga setelah imbas devaluasi yuan merontokkan kekuatan nilai tukar dollar Australia. Apalagi sterling ditopang rilis data ekonomi yang mentereng. Mengutip Bloomberg, Rabu (12/8) pukul 16.40 WIB pasangan GBP/USD unggul tipis 0,02% di level 1,5575 dibanding hari sebelumnya. Begitu juga dengan pairing GBP/AUD yang naik 0,13% ke level 2,1348. Hanya GBP/JPY yang harus merunduk 0,39% di level 194,10. Pada Rabu (12/8) rilis data claimant count change Inggris Juni 2015 positif dengan angka jobless claims turun menjadi minus 4,9 ribu dari sebelumnya di level 200. Begitu juga dengan tingkat pengangguran rata-rata yang bertahan di level 5,6%. Hanya saja kekuatan sterling sedikit terganjal oleh rilis data average earnings index 3 bulanan Inggris yang turun dari 3,2% menjadi 2,4%.