KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Inflasi tinggi kini tengah dihadapi beberapa negara. Terutama di Amerika Serikat (AS) yang laju inflasinya mencapai 7%, tingkat inflasi tertinggi selama 4 dekade. “Hal ini terjadi karena Pemerintah AS menyuntikkan stimulus yang besar hampir mencapai 25% dari produk domestik bruto (PDB) pada September 2021. Stimulus ini terbesar diantara negara-negara maju lainnya”, ujar Team Kebijakan Makro Ekonomi dan Ekonomi Politik LPEM UI Nauli Desdinani dalam konferensi pers, Jumat (4/2). Meskipun guyuran stimulus ini efektif menjaga tingkat kemiskinan dan membantu aktivitas perekonomian, namun di AS juga terjadi peningkatan permintaan yang kuat karena stimulus dengan nilai jumbo yang dipompa ke perekonomian. Hal ini ditunjukkan pertumbuhan tahunan pendapatan rumah tangga AS sebesar 6,1% dibandingkan tahun 2020.
Stimulus Bisa Pompa Ekonomi, Namun Juga Dorong Inflasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Inflasi tinggi kini tengah dihadapi beberapa negara. Terutama di Amerika Serikat (AS) yang laju inflasinya mencapai 7%, tingkat inflasi tertinggi selama 4 dekade. “Hal ini terjadi karena Pemerintah AS menyuntikkan stimulus yang besar hampir mencapai 25% dari produk domestik bruto (PDB) pada September 2021. Stimulus ini terbesar diantara negara-negara maju lainnya”, ujar Team Kebijakan Makro Ekonomi dan Ekonomi Politik LPEM UI Nauli Desdinani dalam konferensi pers, Jumat (4/2). Meskipun guyuran stimulus ini efektif menjaga tingkat kemiskinan dan membantu aktivitas perekonomian, namun di AS juga terjadi peningkatan permintaan yang kuat karena stimulus dengan nilai jumbo yang dipompa ke perekonomian. Hal ini ditunjukkan pertumbuhan tahunan pendapatan rumah tangga AS sebesar 6,1% dibandingkan tahun 2020.