KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) mencatat pasokan batubara ke sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) swasta masih terbatas. Sebagian pembangkit bahkan belum mencapai batas ideal hari operasi (HOP) untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Dewan Pengawas APLSI, Joseph Pangalila, mengatakan kondisi stok batubara di beberapa PLTU masih bervariasi. Di antaranya, PLTU Cirebon 1 memiliki stok di atas 20 hari operasi, sementara PLTU Cirebon 2 berada di atas 10 hari. Namun, masih terdapat sejumlah pembangkit lain dengan cadangan batubara di bawah 10 hari. “Sebagian pembangkit memang masih di bawah 10 hari. Harapan APLSI pasokan akan naik dengan adanya kesepakatan pemerintah dengan produsen batubara. Saat ini, kita belum dapat pemberitahuan resmi mengenai kenaikan supply ini,” ujar Joseph kepada Kontan, Senin (9/3/2006).
Stok Batubara PLTU Menipis, Pemerintah Didorong Tingkatkan Pasokan Segera
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) mencatat pasokan batubara ke sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) swasta masih terbatas. Sebagian pembangkit bahkan belum mencapai batas ideal hari operasi (HOP) untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Dewan Pengawas APLSI, Joseph Pangalila, mengatakan kondisi stok batubara di beberapa PLTU masih bervariasi. Di antaranya, PLTU Cirebon 1 memiliki stok di atas 20 hari operasi, sementara PLTU Cirebon 2 berada di atas 10 hari. Namun, masih terdapat sejumlah pembangkit lain dengan cadangan batubara di bawah 10 hari. “Sebagian pembangkit memang masih di bawah 10 hari. Harapan APLSI pasokan akan naik dengan adanya kesepakatan pemerintah dengan produsen batubara. Saat ini, kita belum dapat pemberitahuan resmi mengenai kenaikan supply ini,” ujar Joseph kepada Kontan, Senin (9/3/2006).
TAG: