Strategi baru TransJakarta bagi penerobos busway



JAKARTA. Busway masih sering diterobos, meski ancamannya tilang. Namun, PT Transjakarta punya cara baru agar jalur khusus busway itu steril dari kendaraan non bus transjakarta dan APTB.

Rencananya, PT Transjakarta akan memasang "automatic gate" di bagian ujung busway. Dan hanya kendaraan yang memiliki sensor yang bisa membuka pintu otomatis tersebut.

"Jadi nanti ada semacam alat khusus yang dipasang di bus yang konek dengan automatic gate itu. Electronic gate hanya bisa kebuka pakai alat itu," kata Direktur Utama PT Transjakarta Antonius NS Kosasih, di Balaikota Jakarta, Kamis (11/12/2014).


Alat sensot tersebut nantinya akan dipasang di bagian depan bus. Kendaraan yang berhak melintas di busway akan dipasangi sensor tersebut pada tahun depan.

Selain bus transjakarta, kata Kosasih, kendaraan lain yang kemungkinan besar boleh memasang alat sensor untuk bisa melewati electronic gate adalah mobil pemadam kebakaran dan ambulance.

"Mobil pemadam kebakaran sama ambulance yang boleh lewat jalur busway juga bisa pasang alat itu," ujar dia.

Sebelumnya, dalam upaya untuk mensterilkan busway, PT Transjakarta juga merencanakan akan memasang kamera pengawas (CCTV) di seluruh halte.

Pemasangan CCTV merupakan bagian dari pelaksanaan tilang elektronik atau e-cross (electronic camera for road safety system). CCTV nantinya akan dapat merekam apabila ada kendaraan selain bus transjakarta yang lewat di busway. Setelah direkam, nantinya kendaraan yang melakukan pelanggaran akan didata untuk kemudian dilakukan tilang. (Alsadad Rudi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie