Strategi BCA Jaga Bunga KKB di Tengah Kenaikan BI Rate Terkuak



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memastikan bunga untuk kredit kendaraan bermotor (KKB) tidak akan langsung meningkat mengikuti kenaikan suku bunga acuan (BI Rate).

Sekedar mengingatkan, Pekan lalu, Bank Indonesia menaikkan level BI Rate menjadi 5,5%. Kenaikan BI Rate dikhawatirkan akan membuat bank turut mengerek naik level bunga kredit, termasuk untuk KKB.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Heryn mengatakan, kenaikan BI Rate tidak secara otomatis mendorong BCA untuk melakukan penyesuaian pada bunga KKB.


Hera menyebut, dalam penentuan bunga KKB, BCA selalu mempertimbangkan kemampuan daya beli masyarakat. Dengan begitu, bunga KKB diharapkan berada pada level yang dapat diterima pasar.

Baca Juga: Maybank Indonesia Siap Ambil Alih 51% Saham Asuransi Etiqa Internasional Indonesia

Akan tetapi, Hera menambahkan, perubahan BI Rate memang berpengaruh terhadap keputusan BCA dalam menyesuaikan bunga. Sebab itu, ia memastikan BCA akan meninjau secara berkala efektivitas dari tingkat suku bunga yang diberikan pada nasabah.

"BCA senantiasa melakukan review berkala dan memperhatikan tingkat suku bunga kredit pada level yang dapat diterima pasar," ucapnya kepada Kontan, Senin (15/6/2026).

Adapun Hera bilang, hingga kuartal 1-2026, portofolio KKB BCA mencapai Rp 53,9 triliun. Ia menyebut penyaluran KKB akan terus dilakukan dengan memperhatikan faktor risiko di tengah dinamika kondisi ekonomi dan industri.

"Ke depan, BCA akan terus menyesuaikan produk dan layanan agar relevan dengan kebutuhan pasar, serta memperkuat kerja sama strategis dengan mitra guna memperluas jaringan dan jangkauan di sektor pembiayaan kendaraan," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News