Strategi BCA Mengikat Nasabah Lewat BCA Expoversary 2026



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. BCA Expoversary 2026 tidak sekadar menjadi ajang pameran tahunan, tetapi juga cerminan strategi PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dalam memperkuat loyalitas nasabah sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi berbasis pengalaman. 

Digelar di ICE BSD City, Tangerang, event ini memadukan promosi produk keuangan, ekosistem UMKM, hingga ruang publik yang mendorong interaksi dan transaksi.

Perhelatan tahunan ini resmi dibuka pada Kamis (5/2/2026) di ICE BSD, Tangerang, oleh Presiden Komisaris BCA Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA Hendra Lembong, Ketua Panitia BCA Expoversary sekaligus Presiden Direktur BCA Finance Petrus Karim, serta jajaran direksi dan komisaris BCA. 


Baca Juga: 5 Daftar Promo Kopi Favorit dengan BCA Periode Oktober, Tomoro hingga Kopi Kenangan

Hendra mengatakan, BCA Expoversary merupakan momentum bagi perseroan untuk memperkuat hubungan dengan nasabah dan mitra. 

BCA Expoversary juga digelar untuk menunjang pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memfasilitasi kebutuhan belanja masyarakat. 

“Selama hampir tujuh dekade, BCA tumbuh bersama nasabah dan masyarakat. Melalui BCA Expoversary 2026, kami menghadirkan pengalaman yang memberikan manfaat nyata, sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan yang terus diberikan seluruh nasabah,” ujar Hendra, seperti dikutip dari Kompas.com.

Dari sisi bisnis, BCA memanfaatkan skala acara yang mencakup Hall 1 hingga Hall 10, untuk menciptakan customer engagement jangka panjang. 

Akses gratis, ragam tenant, serta promo khusus nasabah menjadi insentif utama yang mendorong kunjungan massal. 

“Untuk BCA Expoversary wajib datang karena gratis biaya masuk, tenant-nya banyak, dan ada promo BCA,” ujar Frida, salah satu pengunjung seperti dikutip dari siaran pers BCA, Minggu (8/2/2026).

Baca Juga: BCA Dorong UMKM dan Desa Binaan Naik Kelas Lewat BCA Expoversary 2026

Kehadiran puluhan tenant makanan dan minuman di Hall 3 menjadi bagian dari strategi ekonomi keramaian (crowd economy) yang efektif. 

Setelah berkeliling area otomotif dan properti, pengunjung diarahkan ke zona kuliner untuk beristirahat sekaligus berbelanja. Pola ini memperpanjang durasi kunjungan dan meningkatkan potensi transaksi lintas sektor.

Antrean panjang di berbagai booth kuliner, baik indoor maupun outdoor menunjukkan tingginya daya beli pengunjung. Bahkan saat hujan, minat tidak surut. “Ini nggak sedang promo,” kata Monik, pengunjung asal Kabupaten Tangerang, menegaskan kuatnya permintaan.

Salah satu magnet utama adalah Warung Bakti BCA, yang mengusung konsep tempo dulu dan menyediakan puluhan jenis makanan serta minuman gratis. Meski tanpa transaksi tunai, Warung Bakti BCA berfungsi sebagai alat pemasaran berbasis digital. 

Pengunjung diminta membuat unggahan Instagram Story dengan tag dan hashtag tertentu sebagai syarat penukaran makanan. Strategi ini memperluas eksposur merek BCA secara organik di media sosial.

Baca Juga: Sambut HUT RI, Ini BCA Masih Punya Promo Rp 8.000 - Rp 17.000 di Hari ini dan Besok

Dengan desain menyerupai angkringan dan area lesehan berumput sintetis, zona Bakti BCA juga berperan sebagai ruang publik. Setiap hari, ratusan pengunjung memanfaatkannya untuk beristirahat bersama keluarga. “Di sini bisa jadi pelepas lelah setelah berkeliling,” ujar Fira.

Secara keseluruhan, BCA Expoversary 2026 menunjukkan pendekatan BCA yang tidak hanya menjual produk perbankan, tetapi membangun ekosistem. Melalui pengalaman langsung, dukungan UMKM, dan aktivasi digital, BCA memperkuat posisinya sebagai bank yang dekat dengan gaya hidup nasabah sekaligus relevan dengan dinamika bisnis dan ekonomi saat ini.

Selanjutnya: Proyek Hilirisasi Bauksit MIND ID Senilai Rp104,5 Triliun Ditarget Selesai 2028

Menarik Dibaca: 6 Alasan Tidur Bisa Bikin Berat Badan Turun yang Jarang Diketahui

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News