Strategi Dua Kelinci Menjaga Pertumbuhan Bisnis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dua Kelinci terus melakukan inovasi untuk memperkuat eksistensinya di industri fast moving consumer goods (FMCG) yang semakin kompetitif. Perusahaan yang dikenal sebagai produsen berbagai produk kacang dan makanan ringan ini berupaya menjaga relevansi merek di tengah perubahan perilaku konsumen dan dinamika pasar.

Selain kerap menghadirkan inovasi produk baru, Dua Kelinci juga melakukan pembaruan kemasan produk dengan tampilan yang lebih segar, modern, dan menonjol di rak ritel. Transformasi visual ini tidak sekadar perubahan desain, tetapi juga bagian dari strategi repositioning merek agar lebih dekat dengan seluruh segmen keluarga Indonesia. 

Teranyar, Dua Kelinci melakukan perubahan kemasan pada salah satu merek andalannya, yakni Kacang Dua Kelinci. Saat ini, merek ini telah menghadirkan ada 10 varian, terdiri dari kacang kulit dan berbagai jenis biji-bijian. 


“Dibandingkan kemasan sebelumnya, desain baru tampil lebih berani dan lebih cerah sehingga lebih menonjol di rak supermarket. Warna dibuat lebih standout agar mudah dibedakan dari produk lain,” kata Emmanuel Dean, Marketing Deputy Director Dua Kelinci, Selasa (11/2/2026). 

Baca Juga: Ada Pergeseran Tren Konsumsi, Industri Mamin Diperkirakan Tumbuh 6,1% di 2025

Dean menjelaskan, perubahan kemasan dilakukan karena brand yang sudah lama dikenal perlu penyegaran. Selama ini  Dua Kelinci identik dengan kacang kulit yang identik dengan momen nonton bola dan lebih melekat pada konsumen pria. Padahal, kata dia, produknya beragam, seperti koro, polong, dan kacang campur. 

Dean bilang, melalui kemasan baru, brand Kacang Dua Kelinci ingin masuk ke momen kebersamaan keluarga, sehingga tidak hanya ayah, tetapi ibu dan anak juga menikmati produknya.

Untuk menyambut Ramadan 2026, Dua Kelinci menggelar kuis digital #AlbumKeluargaDuaKelinci, mengajak keluarga Indonesia membagikan momen kebersamaan bersama produknya. Lima keluarga terpilih akan mendapat THR belanja masing-masing Rp 10 juta dan kesempatan kolaborasi konten, sementara 20 keluarga lainnya memperoleh e-wallet Rp 1 juta.  Program ini berlangsung 7 Februari–10 Maret 2026.

Bidik Pertumbuhan 15%-20%

Dua Kelinci mengakui bahwa tantangan industri FMCG masih tinggi di tengah perlambatan daya beli masyarakat. Namun, Dean mengatakan pihaknya memanfaatkan kondisi tersebut untuk terus berinovasi dengan mempelajari apa yang dibutuhkan konsumen masa kini. 

“Di tengah kondisi seperti ini, kami biasanya fokus memperkuat fondasi bisnis kami. Kami fokus mendengarkan dan mencari tahu apa yang diinginkan konsumen,” kata Dean. Dengan startgei tersebut, Dua Kelinci masih berhasil mencetak pertumbuhan penjualan tahun 2025 meski tak setinggi yang diharapkan. Hanya saja, Dean tak merinci angkanya. 

Tahun ini, Dua Kelinci menargetkan penjualan bisa tumbuh sekitar 15%-20%. Optimistis itu sejalan dengan perkembangan industri FMCG yang mengalami perbaikan pada kuartal IV lalu. Dean bilang, penjualan juga berlanjut membaik pada Januari 2026. Sehingga penjualan diharapkan bisa terus meningkat  hingga akhir tahun. 

Baca Juga: Cukai MBDK Ditunda, Industri Minuman 2026 Dapat Napas di Tengah Lesunya Daya Beli

Sementara itu, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) mencatat industri makanan dan minuman nasional tumbuh sekitar 6,49% hingga kuartal III 2025.

Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, Dean menegaskan bahwa penurunan gramasi kemasan bukan pilihan utama untuk tetap bisa mencatatkan pertumbuhan. “Fokus kami adalah memberikan nilai yang terbaik ke konsumen. Penurunan gramasi itu hanya opsi terakhir. Sejauh ini, kami belum puna rencana untuk mengganti gramasi,” pungkasnya.

Dua Kelinci tercatat memiliki sejumlah merek makanan kemasan. Selain Kacang Dua Kelinci, ada juga Sukro, Tiktak, Deca, Fuzo, Usagi, Tostos, dan lain-lain. Sukro dan Tiktak tercatat menjadi kontributor terbesar terhadap penjualan perusahaan ini. 

Selanjutnya: Industri Bank Pastikan Fundamental Tetap Solid di Tengah Perubahan Outlook Moody's

Menarik Dibaca: Lewat Pasar Bedug, Paris Baguette Tawarkan Aneka Takjil dan Iftar Cita Rasa Lokal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News