Strategi Investasi Kevin O'Leary: Modal Rp16,7 Juta Bisa Pensiun Kaya



KONTAN.CO.ID -  Investasi sejak dini menjadi kunci utama dalam membangun kekayaan jangka panjang bagi generasi muda.

Kevin O'Leary, investor ternama sekaligus bintang televisi Shark Tank, memberikan nasihat spesifik bagi mereka yang baru memasuki usia dewasa.

Pria yang akrab disapa Mr. Wonderful ini menyarankan anak muda di usia 20-an untuk mulai menempatkan modal awal sebesar US$1.000 atau setara Rp16,7 juta (kurs Rp16.768) ke dalam indeks saham.


Baca Juga: Pewaris Samsung Lolos SNU, Ini Kebiasaan Aneh yang Bikin Semua Kaget

Strategi yang ditawarkan oleh O'Leary ini menekankan pada kemudahan dan konsistensi bagi investor pemula.

Menurut O'Leary, rahasia untuk menjadi kaya di masa tua bukanlah dengan spekulasi, melainkan dengan membiarkan pasar bekerja melalui kekuatan bunga majemuk.

Dengan menanamkan dana pada indeks saham, investor secara otomatis memiliki bagian dari portofolio perusahaan besar dunia.

Metode Investasi Pasif ala Mr. Wonderful

Kevin O'Leary membagikan pandangan investasinya melalui platform X untuk menjangkau para investor muda.

Melansir Yahoo Finance, O'Leary menegaskan bahwa individu yang memiliki modal US$1.000 di usia 20 tahun sebaiknya menempatkan dana tersebut di indeks saham dan kemudian lupakan saja.

Selain modal awal tersebut, ia menyarankan untuk konsisten menambah modal setiap minggu.

Langkah konsisten menambah saldo investasi akan memperkuat posisi portofolio di berbagai kondisi pasar. O'Leary menjelaskan bahwa pasar saham secara historis mampu memberikan imbal hasil atau return sekitar 10-12% per tahun dalam jangka panjang.

Dengan memulai lebih awal dan tetap disiplin, ia meyakini bahwa siapa pun bisa mencapai masa pensiun dalam keadaan kaya raya.

Panduan Memulai Investasi Indeks

Bagi Anda yang ingin mengikuti arahan dari Kevin O'Leary, berikut adalah beberapa langkah prosedural yang dapat diterapkan:

  • Modal Awal: Siapkan dana sekitar Rp16,7 juta sebagai fondasi investasi.
  • Instrumen Indeks: Pilih indeks saham utama seperti S&P 500 yang mencakup emiten raksasa global.
  • Konsistensi Mingguan: Lakukan penambahan dana atau top up secara rutin setiap minggu tanpa mempedulikan fluktuasi harga.
  • Cakrawala Waktu: Pertahankan investasi untuk jangka panjang hingga masa pensiun tiba.
Strategi ini juga didukung oleh banyak pakar keuangan lainnya. Mengutip pendapat Vincent Chan, anak muda dapat membangun kekayaan yang signifikan dengan melakukan investasi secara otomatis.

Chan menekankan bahwa membiarkan aset tidak tersentuh hingga masa pensiun adalah cara paling efektif bagi masyarakat awam untuk mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan ekonomi global.

Tonton: Outlook Negatif Moody's, OJK Perkuat Pengawasan Bank!

Analisis Risiko dan Pergerakan Pasar

Investasi pada indeks saham memberikan diversifikasi yang melindungi investor dari risiko kegagalan satu perusahaan secara spesifik.

Di dalam indeks utama, biasanya terdapat emiten teknologi raksasa yang menjadi penggerak pasar seperti Meta Platforms (META), Alphabet (GOOG), dan Amazon (AMZN).

Meskipun pasar saham memiliki volatilitas, rekam jejak historis 10-12% per tahun menjadi basis kuat bagi strategi jangka panjang ini.

Memulai di usia 20 tahun memberikan keunggulan waktu yang luar biasa bagi kekuatan bunga majemuk untuk bekerja.

O'Leary menutup nasihatnya dengan menekankan bahwa kunci utamanya adalah mulai lebih awal dan tetap konsisten. Penundaan dalam berinvestasi hanya akan mengurangi potensi akumulasi kekayaan secara signifikan saat hari tua nanti.

Selanjutnya: Izin Tambang Martabe: ESDM Belum Cabut, Ini Kata Bahlil!

Menarik Dibaca: Cara Mencegah Hidden Hunger pada Anak, Orang Tua Perlu Perhatikan Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News