Jakarta. Kementerian Pertanian (Kemtan) berupaya mengendalikan aspek hilir dan hulu produksi pangan nasional. Hal itu untuk mendorong peningkatan produksi pangan, memperbaiki daya beli petani dan mengendalikan impor. Kemtan optimis, strategi ini dapat memperbaiki tata niaga pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Hal itu dikatakan Kepala Pusat Data dan Informasi Kemtan Suwandi kepada KONTAN, Kamis (28/4). Menurutnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman fokus pada pengelolaan aspek hulu dan hilir pangan. Dalam hal aspek hulu dan on-farm untuk melakukan akselerasi peningkatan produksi dan kualitas produk. Menurutnya, aspek ini memberikan kemudahan dalam hal pemberian subsidi pupuk, alat sistem pertanian (alsintan), infrastruktur irigasi dan lahan dan benih. "Termasuk juga mekanisasi untuk efisiensi produk dan mutu hasil, pelatihan penyuluhan dan asuransi usaha tani," ujar Suwandi.
Strategi Kemtan perbaiki tata niaga pangan
Jakarta. Kementerian Pertanian (Kemtan) berupaya mengendalikan aspek hilir dan hulu produksi pangan nasional. Hal itu untuk mendorong peningkatan produksi pangan, memperbaiki daya beli petani dan mengendalikan impor. Kemtan optimis, strategi ini dapat memperbaiki tata niaga pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Hal itu dikatakan Kepala Pusat Data dan Informasi Kemtan Suwandi kepada KONTAN, Kamis (28/4). Menurutnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman fokus pada pengelolaan aspek hulu dan hilir pangan. Dalam hal aspek hulu dan on-farm untuk melakukan akselerasi peningkatan produksi dan kualitas produk. Menurutnya, aspek ini memberikan kemudahan dalam hal pemberian subsidi pupuk, alat sistem pertanian (alsintan), infrastruktur irigasi dan lahan dan benih. "Termasuk juga mekanisasi untuk efisiensi produk dan mutu hasil, pelatihan penyuluhan dan asuransi usaha tani," ujar Suwandi.