Strategi KUB BPD: Terbukti Mampu Hadapi Geopolitik Global?



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan kinerja Bank Pembangunan Daerah (BPD) di awal tahun ini nampaknya memiliki hasil yang beragam. Berbagai strategi dijalankan oleh masing-masing BPD agar target tahunan dapat dicapai.

BPD Daerah Istimewa Yogyakarta (BPD DIY) misalnya telah menetapkan sejumlah target untuk tahun 2026. Direktur Pemasaran dan Unit Usaha BPD DIY Raden Agus Trimurjanto menyebut target laba banknya pada tahun 2026 adalah sebesar 4%-6%.

Adapun berdasar pada laporan keuangan BPD DIY, laba bersih untuk Februari 2026 tercatat sebesar Rp 42 miliar, naik 3,8% bila dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Perolehan laba ini sudah mendekati target tahunan BPD DIY.


Di samping itu, Agus menyebut Dana Pihak Ketiga (DPK) BPD DIY juga bertumbuh di Februari 2026. DPK menjadi Rp 14,4 triliun atau naik 6,5% (yoy). Sementara, penyaluran kredit tumbuh 2,5% (yoy) menjadi Rp 11,1 triliun.

"Pada tahun 2026, target untuk DPK berada di kisaran 7%-9%, sedangkan target untuk kredit ada di 8%-11%," kata Agus saat dihubungi, Senin (30/3/2026).

Baca Juga: Kredit Modal Kerja Bank BPD DIY Ditargetkan Tumbuh 12,9% pada 2026

Ada juga BPD lain yang mencatatkan pertumbuhan lebih besar. BPD Jawa Timur (Bank Jatim) misalnya, dalam laporan keuangan Februari 2026, mencatat perolehan laba sebesar Rp 205,1 miliar atau meningkat sebesar 43,49% (yoy). Persentase pertumbuhan tersebut sudah jauh melebihi target Bank Jatim.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit Bank Jatim di Februari 2026 tercatat sebesar Rp 64,2 triliun, meningkat sebesar 2,19% (yoy). Adapun pertumbuhan ini belum sejalan dengan target tahun 2026 Bank Jatim

Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo menjabarkan target tahunan banknya baru-baru ini. Ia menargetkan penyaluran kredit Bank Jatim untuk tumbuh di kisaran 6% - 8%.

Winardi menyebut strategi Bank Jatim di tahun ini adalah untuk bersinergi dengan Kelompok Usaha Bank (KUB) yang telah dibentuk pada tahun 2025 lalu. Adapun dalam KUB ini, Bank Jatim secara resmi menjadi induk dari sejumlah BPD lain, yakni Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, Bank Sutra, dan Bank NTT.

"Dengan demikian, sinergi untuk aspek permodalan telah terimplementasi secara tuntas. Untuk di tahun 2026 ini, kami akan memaksimalkan sinergi di bidang bisnis dan keuangan," kata Winardi dalam acara paparan publik Bank Jatim, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Baca Juga: Bank Jatim Catat Laba Bersih Konsolidasi Rp 1,6 Triliun pada 2025

Winardi menilai sinergi antara BPD ini penting untuk dilakukan guna menghadapi ketidakpastian geopolitik global yang juga berdampak pada perekonomian nasional.

"Ini merupakan tantangan yang akan dihadapi oleh seluruh usaha dan industri keuangan, termasuk Bank Jatim tentunya," kata Winardi.

Analis Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto, menilai pertumbuhan BPD di awal tahun ini masih perlu untuk ditingkatkan, terutama dalam penyaluran kredit.

Myrdal menilai pembentukan KUB adalah strategi yang sangat berpotensi meningkatkan pertumbuhan BPD pada tahun 2026 ini. Pasalnya, dengan dibentuknya KUB, maka BPD yang bergabung di dalamnya akan memiliki permodalan yang kuat serta jaringan industri yang lebih luas.

"Pembentukan KUB berpotensi meningkatkan pertumbuhan BPD pada 2026 dan ke depannya, meski dampaknya tidak instan atau lebih terasa dalam jangka menengah," kata Myrdal saat dihubungi, Selasa (31/3/2026).

Menurut Myrdal, potensi pertumbuhan BPD tahun ini masih sangat akan bergantung pada sentimen konflik global. Akan tetapi, BPD yang bergabung di dalam KUB memiliki peluang lebih besar untuk memanfaatkan percepatan program prioritas pembangunan pemerintah (AstaCita) untuk memupuk pertumbuhan lebih awal dibandingkan BPD lain yang bergerak sendiri.

"Target pertumbuhan kredit 8%-12% nasional masih realistis, asalkan dampak lonjakan harga minyak dunia tidak berlanjut hingga Mei 2026 dan BPD bisa ikut mengejar jika eksekusi KUB berjalan lancar," tutupnya.

Baca Juga: BPR Jatim Ungkap Tantangan Konsolidasi di Tahun 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News