Strategi Mega Insurance Dorong Kinerja Asuransi Marine Cargo di 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Umum Mega (Mega Insurance) akan menerapkan sejumlah strategi untuk mendorong kinerja lini asuransi marine cargo pada 2026.

Risk, Legal, and Compliance Director Mega Insurance Diang Edelina mengatakan perusahaan akan berfokus pada penguatan jaringan distribusi dan kerja sama dengan broker.

Selain itu, dia bilang Mega Insurance akan berfokus pada segmen-segmen potensial, terutama bisnis korporasi yang dikelola dengan tetap prudent, serta melakukan peningkatan kualitas underwriting.


Baca Juga: YOII Yakin Implementasi PSAK 117 Dorong Kepercayaan Investor

"Ditambah, melakukan optimalisasi reasuransi dan monitoring loss ratio secara ketat," katanya kepada Kontan, Senin (2/3/2026).

Untuk 2026, Diang menyampaikan perusahaan menargetkan pertumbuhan pendapatan premi asuransi marine cargo tetap stabil berada pada level yang sama dengan tahun lalu. Dia bilang target itu mempertimbangkan tantangan global dan domestik yang ada. 

Adapun kinerja premi asuransi marine cargo Mega Insurance mengalami kenaikan 15% secara year on year (YoY) per akhir 2025. Sayangnya, tak disebutkan nilai premi yang dibukukan. 

Diang hanya menerangkan kenaikan itu didorong peningkatan kerja sama dengan bisnis partner terkait asuransi marine cargo, serta perbaikan kualitas portofolio dari proses underwriting yang lebih selektif untuk mendorong perbaikan kinerja underwriting result. 

Pada 2026, Diang menyampaikan terdapat juga sejumlah tantangan yang perlu diantisipasi terkait lini asuransi marine cargo. Dia bilang tantangannya, yakni adanya dinamika geopolitik dan kebijakan global, termasuk dampak kebijakan tarif resiprokal dari Amerika Serikat (AS).

"Tantangan lainnya, yaitu fluktuasi nilai tukar, serta persaingan tarif di industri asuransi umum," tuturnya.

Baca Juga: Maximus Sebut Inflasi Medis Jadi Salah Satu Faktor Penekan Kinerja Asuransi Kesehatan

Oleh karena itu, Diang mengatakan Mega Insurance akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang prudent, guna menjaga kinerja dan profitabilitas secara berkelanjutan. 

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di situs resmi, Mega Insurance membukukan pendapatan premi bruto sebesar Rp 1,16 triliun per akhir 2025. Adapun klaim bruto mencapai Rp 473,45 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News