KONTAN.CO.ID - YOKOHAMA. Nissan Motor Co. mulai merombak strategi bisnisnya di tengah tekanan kinerja yang masih berat. Setahun sejak menjabat, CEO Ivan Espinosa meluncurkan langkah penyegaran produk sekaligus memasang target ambisius untuk mendongkrak penjualan di pasar utama, terutama Amerika Serikat dan China. Mengutip Bloomberg (14/4), dalam pernyataan terbaru, Nissan berencana memangkas jumlah model dari 56 menjadi 45 unit. Selain itu, sekitar 80% volume penjualan akan difokuskan pada tiga keluarga kendaraan berbasis platform bersama guna meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat daya saing di pasar global. Langkah ini menjadi upaya awal Espinosa dalam membenahi Nissan setelah kemitraan panjang yang penuh tantangan dengan Renault SA serta gagalnya rencana merger dengan Honda Motor Co.. Saat ini, Nissan masih dibayangi kerugian besar, beban utang tinggi, serta lini produk yang dinilai tertinggal dari tren elektrifikasi dan perubahan preferensi konsumen.
Strategi Nissan Pangkas Model, Bidik 1 Juta Unit di AS & China
KONTAN.CO.ID - YOKOHAMA. Nissan Motor Co. mulai merombak strategi bisnisnya di tengah tekanan kinerja yang masih berat. Setahun sejak menjabat, CEO Ivan Espinosa meluncurkan langkah penyegaran produk sekaligus memasang target ambisius untuk mendongkrak penjualan di pasar utama, terutama Amerika Serikat dan China. Mengutip Bloomberg (14/4), dalam pernyataan terbaru, Nissan berencana memangkas jumlah model dari 56 menjadi 45 unit. Selain itu, sekitar 80% volume penjualan akan difokuskan pada tiga keluarga kendaraan berbasis platform bersama guna meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat daya saing di pasar global. Langkah ini menjadi upaya awal Espinosa dalam membenahi Nissan setelah kemitraan panjang yang penuh tantangan dengan Renault SA serta gagalnya rencana merger dengan Honda Motor Co.. Saat ini, Nissan masih dibayangi kerugian besar, beban utang tinggi, serta lini produk yang dinilai tertinggal dari tren elektrifikasi dan perubahan preferensi konsumen.
TAG: