KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) menargetkan pertumbuhan kinerja yang tetap solid pada 2026, seiring fokus perseroan pada optimalisasi operasional dan penguatan layanan bernilai tambah. Direktur PRAY Leona Agustine Karnali menyampaikan, manajemen membidik pertumbuhan pendapatan di kisaran 15%-20% dan pertumbuhan EBITDA sekitar 20%-25% pada 2026. Pendorong utama kinerja tersebut berasal dari peningkatan utilisasi rumah sakit yang telah beroperasi, kontribusi rumah sakit baru yang semakin optimal, serta penguatan layanan unggulan dengan margin lebih tinggi.
Strategi Primaya (PRAY) Bidik Pertumbuhan Pendapatan Hingga 20% pada 2026
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) menargetkan pertumbuhan kinerja yang tetap solid pada 2026, seiring fokus perseroan pada optimalisasi operasional dan penguatan layanan bernilai tambah. Direktur PRAY Leona Agustine Karnali menyampaikan, manajemen membidik pertumbuhan pendapatan di kisaran 15%-20% dan pertumbuhan EBITDA sekitar 20%-25% pada 2026. Pendorong utama kinerja tersebut berasal dari peningkatan utilisasi rumah sakit yang telah beroperasi, kontribusi rumah sakit baru yang semakin optimal, serta penguatan layanan unggulan dengan margin lebih tinggi.
TAG:
- capex
- pertumbuhan pendapatan
- PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk
- EBITDA
- Investasi Rumah Sakit
- Strategi Bisnis Rumah Sakit
- PRAY
- Target Kinerja PRAY 2026
- Saham PRAY
- Prospek Saham PRAY
- Belanja Modal PRAY
- Capex PRAY 2026
- Pertumbuhan Pendapatan PRAY
- Pertumbuhan EBITDA PRAY
- Leona Agustine Karnali
- Kinerja Emiten Kesehatan