Strategi Terbaru Nissan: Pangkas Model, Geber AI dan Bidik Penjualan Fantastis



KONTAN.CO.ID - YOKOHAMA. Nissan Motor berencana untuk merampingkan jajaran mobil globalnya menjadi 45 model dari 56 dengan menghentikan produksi model berkinerja rendah. 

Dalam sebuah pernyataannya, Nissan juga berupaya menerapkan teknologi mengemudi berbasis kecerdasan buatan (AI) di 90% jajaran produknya dalam jangka panjang.

Nissan mengatakan ambisinya adalah mencapai penjualan tahunan sebesar 1 juta kendaraan di Amerika Serikat (AS) dan China pada tahun fiskal 2030 dan meningkatkan volume penjualan tahunannya di Jepang menjadi 550.000 kendaraan pada saat itu.


Baca Juga: Uni Eropa Sepakat Pangkas Impor Baja Hingga Setengahnya

Nissan menambahkan, akan memberikan pembaruan tentang kemajuan rencana restrukturisasinya ketika melaporkan hasil keuangan tahunan bulan depan dan mengumumkan elemen lebih lanjut dari arah strategisnya di akhir tahun.

Produsen mobil terbesar keempat di Jepang ini akan menjadikan ekspor sebagai pilar strategis di China, mengirimkan sedan listrik N7 ke Amerika Latin dan ASEAN, dan truk pikap Frontier Pro ke Timur Tengah selain pasar-pasar tersebut.

Perusahaan akan berupaya memproduksi lebih banyak kendaraan di AS dengan meningkatkan tingkat produksi lokalnya menjadi 80% dari waktu ke waktu, dari sekitar 60% saat ini, dan merevitalisasi merek mewah Infiniti dengan memperkenalkan model-model baru.

Di Jepang, produsen mobil tersebut akan memperkenalkan seri mobil kompak mulai tahun fiskal 2028, katanya.