KONTAN.CO.ID - ARKANSAS. Raksasa ritel Amerika Serikat Walmart akan mengumumkan kinerja kuartal keempat pada Kamis (waktu setempat). Ini menjadi laporan pertama di bawah kepemimpinan CEO baru, John Furner, sekaligus ujian penting untuk membaca daya tahan belanja konsumen pada musim liburan. Momentum laporan ini kian strategis setelah kapitalisasi pasar Walmart untuk pertama kalinya menembus US$ 1 triliun. Artinya, ekspektasi pasar tak lagi sekadar soal pertumbuhan, tetapi juga konsistensi kinerja di tengah persaingan harga yang ketat dan pergeseran pola belanja. Konsensus Bloomberg memperkirakan laba per saham (EPS) yang disesuaikan sebesar US$ 0,73, dengan pendapatan naik hampir 6% menjadi sekitar US$ 190 miliar. Penjualan toko sebanding (same-store sales) di AS diproyeksikan tumbuh 4,3%, ditopang lonjakan e-commerce, kenaikan nilai transaksi rata-rata, serta perbaikan tipis trafik pengunjung.
Strategi Walmart: CEO Baru Siap Ubah Belanja Ritel dengan AI?
KONTAN.CO.ID - ARKANSAS. Raksasa ritel Amerika Serikat Walmart akan mengumumkan kinerja kuartal keempat pada Kamis (waktu setempat). Ini menjadi laporan pertama di bawah kepemimpinan CEO baru, John Furner, sekaligus ujian penting untuk membaca daya tahan belanja konsumen pada musim liburan. Momentum laporan ini kian strategis setelah kapitalisasi pasar Walmart untuk pertama kalinya menembus US$ 1 triliun. Artinya, ekspektasi pasar tak lagi sekadar soal pertumbuhan, tetapi juga konsistensi kinerja di tengah persaingan harga yang ketat dan pergeseran pola belanja. Konsensus Bloomberg memperkirakan laba per saham (EPS) yang disesuaikan sebesar US$ 0,73, dengan pendapatan naik hampir 6% menjadi sekitar US$ 190 miliar. Penjualan toko sebanding (same-store sales) di AS diproyeksikan tumbuh 4,3%, ditopang lonjakan e-commerce, kenaikan nilai transaksi rata-rata, serta perbaikan tipis trafik pengunjung.
TAG: