Strategi Waskita Karya (WSKT) Restrukturisasi Utang dan Tingkatkan Kinerja



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) terus berupaya melakukan restrukturisasi utang dan meningkatkan kinerja perusahaan.  

Waskita Karya kini tengah melakukan proses review secara komprehensif terhadap skenario modifikasi Master Restructuring Agreement (MRA) sebagai langkah restrukturisasi utang.

SVP Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, mengatakan, proses review tersebut diperkirakan selesai hingga bulan Agustus 2023 denngan 21 Lenders (Perbankan).


“Waskita Karya berkomitmen meningkatkan kinerja dan sistem perusahaan untuk mencapai kinerja operasional yang maksimal dan meningkatkan kapasitas keuangan bisnis sebagai langkah konsistensi transformasi bisnis,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (19/7).

Baca Juga: Waskita Toll Road Tawarkan 4 Ruas Tol ke Investor

Ermy menuturkan, WSKT tengah melakukan langkah perbaikan korporasi sejak tahun 2021. Beberapa hal yang telah terlaksana adalah proses restrukturisasi induk dan anak usaha, perolehan penjaminan pemerintah, penyertaan modal negara (PMN) hingga melakukan transformasi bisnis, serta implementasi GCG dan manajemen risiko.

Selain itu, Waskita Karya juga melakukan penguatan implementasi Tata Kelola Perusahaan/Good Corporate Governance (GCG). 

Implementasi GCG yang sudah dilakukan WSKT di antaranya adalah melaksanakan kebijakan atas sistem pelaporan atas dugaan penyimpangan pada perusahaan yang bersangkutan (whistle blowing system), dan menerapkan aplikasi internal GCG dan WaRM (Waskita Risk Management).

Kemudian, melakukan implementasi SAP yang terintegrasi (mencakup aspek Accounting/Finance, Project, Procurement/Logistic, HCM, Sales, dan Production Planning), dan melakukan digitalisasi proses bisnis (mencakup aspek bidding, engineering, procurement, construction, learning tools, administration, dan lainnya).

Baca Juga: Sejumlah Emiten BUMN Karya Raih Kontrak Baru di IKN, Intip Rekomendasi Sahamnya

“Beragam upaya yang dilakukan WSKT untuk memperbaiki kondisi perusahaan membuktikan bahwa sebagai BUMN Karya, Waskita Karya tetap menjunjung tinggi profesionalitas dan integritas,” tuturnya.

Ermy memaparkan, Waskita Karya tetap berkomitmen untuk menyelesaikan proyek-proyek yang sedang berjalan, terutama Proyek Strategis Nasional.

“Sebagai langkah perbaikan bisnis, WSKT juga akan fokus pada proyek-proyek dengan skema pembayaran progress atau monthly payment yang mayoritas proyek dari Pemerintah, sehingga pembiayaan atau modal kerja lebih terstruktur,” paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli