Strategi Weha Transportasi (WEHA) Sambut Lonjakan Penumpang pada Mudik Lebaran 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyedia jasa transportasi, PT Weha Transportasi Tbk (WEHA) memproyeksikan okupansi shuttle antarkota (intercity) dapat meningkat 5% hingga 7% pada periode mudik Lebaran 2026.

Untuk itu, perseroan telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menyambut potensi lonjakan penumpang pada periode mudik Lebaran 2026.

Direktur Finance & Accounting Weha Transportasi, Edgar Surjadi mengungkapkan, pengelola merek DayTrans ini telah menyiapkan armada-armada yang akan bertugas selama mudik Lebaran nanti.


“WEHA menyiapkan armada secara prima, serta kru yang bertugas telah menjalani training dan pemeriksaan,” katanya kepada Kontan, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga: Strategi Voksel Electric (VOKS) Bidik Pendapatan Naik Dobel Digit pada 2026

Adapun lini bisnis shuttle antarkota masih menjadi penopang utama perseroan pada awal tahun ini. Oleh karena itu, kata Edgar, perseroan mendatangkan tambahan 15 unit minivan HiAce untuk mendukung mudik Lebaran 2026.

Selain itu, Edgar bilang pihaknya menyediakan tiket untuk rute mudik ke Yogyakarta, Semarang, Solo, Cirebon, Sleman, Boyolali, Klaten, Salatiga, Purwokerto, Malang, Surabaya, dan lain-lain.

“Untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan, perseroan juga menghadirkan berbagai program promo harga tiket mudik yang kompetitif selama periode Lebaran 2026 ini,” ujar Edgar.

Tak hanya bisnis shuttle antarkota, perseroan juga mengoptimalkan lini bus charter untuk mendukung kelancaran mudik. Maka, pada kuartal I tahun ini, Weha Transportasi akan menambah lima unit bus besar (big bus) untuk program mudik bersama, khususnya dari berbagai korporasi.

Lebih lanjut, Edgar belum merinci besaran belanja modal (capital expenditure/capex) yang disediakan perseroan tahun ini. “Untuk capex 2026 akan dipaparkan saat paparan publik nanti,” katanya. Namun, yang pasti, perseroan akan memaksimalkan strategi untuk mengejar pertumbuhan kinerja keuangan sebesar 10% dibandingkan tahun lalu.

Hingga kuartal III-2025, WEHA membukukan pendapatan sebesar Rp 230 miliar, meningkat 4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya di level Rp 221,50 miliar.

Pertumbuhan kinerja ditopang oleh lini usaha shuttle antarkota, yang meningkat sebesar 12% menjadi Rp 135,8 miliar dari sebelumnya Rp 121,2 miliar pada tahun 2024. Meskipun, laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp17,9 miliar, menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 23,2 miliar.

Baca Juga: Potensi Investasi Ekosistem Semikonduktor Perusahaan RI - AS Tembus US$ 31 Miliar

Selanjutnya: Liaison Office Palestina Dibentuk, Sugiono Tekankan Perlindungan Sipil di Gaza

Menarik Dibaca: Jadwal Tukar Uang Baru BI Jogja Periode 2, Catat Tanggal Pentingnya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News