KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar Jamaludin Malik menyoroti alokasi subsidi energi sebesar Rp 261,5 triliun dalam APBN 2027. Menurutnya, pemerintah konsisten menjaga keterjangkauan energi sekaligus melindungi daya beli masyarakat luas. Dari total subsidi tersebut, sekitar Rp 131,39 triliun dialokasikan untuk subsidi BBM dan LPG 3 kilogram, sementara subsidi listrik mencapai Rp 130,11 triliun. Anggaran subsidi energi ini tercatat mengalami penurunan sekitar Rp 11,44 triliun jika dibandingkan dengan alokasi yang telah dirancang sebelumnya. "Subsidi energi Rp 261,5 triliun bukan angka yang kecil. Ini menunjukkan pemerintah tetap memberikan perhatian besar untuk melindungi masyarakat. Sekarang yang paling penting adalah memastikan setiap rupiah subsidi itu benar-benar sampai kepada rakyat yang berhak dan membutuhkan," ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (30/9/2026).
Subsidi Energi di APBN 2027 Mencapai Rp 261,5 Triliun, DPR: Harus Tepat Sasaran
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar Jamaludin Malik menyoroti alokasi subsidi energi sebesar Rp 261,5 triliun dalam APBN 2027. Menurutnya, pemerintah konsisten menjaga keterjangkauan energi sekaligus melindungi daya beli masyarakat luas. Dari total subsidi tersebut, sekitar Rp 131,39 triliun dialokasikan untuk subsidi BBM dan LPG 3 kilogram, sementara subsidi listrik mencapai Rp 130,11 triliun. Anggaran subsidi energi ini tercatat mengalami penurunan sekitar Rp 11,44 triliun jika dibandingkan dengan alokasi yang telah dirancang sebelumnya. "Subsidi energi Rp 261,5 triliun bukan angka yang kecil. Ini menunjukkan pemerintah tetap memberikan perhatian besar untuk melindungi masyarakat. Sekarang yang paling penting adalah memastikan setiap rupiah subsidi itu benar-benar sampai kepada rakyat yang berhak dan membutuhkan," ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (30/9/2026).
TAG: