KONTAN.CO.ID - JAKARTA.
PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) menggandeng PT Bank Central Asia Tbk (BCA) untuk memperluas pemasaran produk reksa dana. Melalui kerja sama ini, produk Sucorinvest Premium Sovereign Balanced Fund Kelas B (SPSBF-B) kini dapat dibeli melalui aplikasi myBCA maupun kantor cabang BCA yang melayani transaksi investasi. Produk reksa dana campuran tersebut dapat dibeli dengan investasi awal mulai Rp 10.000. Produk ini memungkinkan penempatan investasi pada efek ekuitas, efek utang, dan instrumen pasar uang.
Direktur Utama Sucor AM, Upik Susiyawati mengatakan, kolaborasi dengan BCA merupakan bagian dari upaya perseroan memperluas akses investasi sekaligus menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Baca Juga: Hana Bank dan Sucor AM Perluas Akses Investasi Reksa Dana “Kami melihat industri reksa dana masih memiliki prospek pertumbuhan yang positif, didukung oleh semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam investasi. Melalui kemitraan dengan BCA, kami ingin terus mengambil bagian dalam mendorong perkembangan ekosistem investasi di Indonesia,” ujar Upik dalam keterangan resmi, Senin (19/10/2026). Menurut Upik, kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperluas distribusi produk, tetapi juga melengkapi pilihan investasi bagi nasabah. Sucor AM menyasar investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah melalui produk SPSBF-B. Sebagai reksa dana campuran, produk ini dapat mengalokasikan dana pada beberapa jenis instrumen investasi sesuai strategi pengelolaan dan kondisi pasar. Sementara itu, Direktur BCA Haryanto T. Budiman mengatakan, penambahan produk reksa dana tersebut merupakan bagian dari upaya perseroan memenuhi kebutuhan investasi nasabah yang semakin beragam.
Baca Juga: BCA Digital Gandeng Pegadaian, Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 di Aplikasi blu “Kami menyadari minat investasi masyarakat terus tumbuh positif dan BCA hadir untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut. Hadirnya produk reksa dana Sucor AM di BCA merupakan salah satu upaya kami untuk memberikan alternatif investasi bagi masyarakat yang sesuai dengan profil dan tujuan finansialnya,” ujar Haryanto. Per Juni 2026, BCA melayani lebih dari 40 juta rekening nasabah dan memiliki lebih dari 1.200 kantor cabang. Dari jumlah tersebut, lebih dari 190 kantor cabang melayani transaksi investasi, selain akses digital melalui fitur Investasi di aplikasi myBCA.
Adapun berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per akhir Agustus 2026, jumlah investor reksa dana telah mencapai 29.841.507
single investor identification (SID). Angka tersebut menunjukkan besarnya basis investor yang menjadi pasar potensial bagi industri pengelolaan investasi. Melalui kolaborasi ini, BCA dan Sucor AM berharap dapat memperluas akses masyarakat terhadap produk reksa dana sekaligus mendukung perkembangan industri investasi di Indonesia.
Baca Juga: Aset Reksadana Tumbuh 50%, Ini Strategi BCA Bidik Investor Baru Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News