KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Dampak sektor industri hilirisasi terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) dinilai masih terbatas dan belum mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Padahal pemerintah beberapa tahun terakhir gencar mendorong industri ini. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M. Rizal Taufikurahman, mengatakan hal ini terjadi karena basis industri hilirisasi di Indonesia belum luas dan strukturnya masih dangkal. Menurutnya, aktivitas hilirisasi saat ini masih terkonsentrasi pada komoditas tertentu dan bersifat padat modal (capital intensive). Akibatnya, kontribusinya lebih cepat terlihat pada peningkatan investasi, namun belum optimal dalam mendorong output produksi maupun penyerapan tenaga kerja.
Sudah Digenjot, Tapi Dampak Sektor Hilirisasi ke PDB Masih Terbatas
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Dampak sektor industri hilirisasi terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) dinilai masih terbatas dan belum mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Padahal pemerintah beberapa tahun terakhir gencar mendorong industri ini. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M. Rizal Taufikurahman, mengatakan hal ini terjadi karena basis industri hilirisasi di Indonesia belum luas dan strukturnya masih dangkal. Menurutnya, aktivitas hilirisasi saat ini masih terkonsentrasi pada komoditas tertentu dan bersifat padat modal (capital intensive). Akibatnya, kontribusinya lebih cepat terlihat pada peningkatan investasi, namun belum optimal dalam mendorong output produksi maupun penyerapan tenaga kerja.
TAG: