Sudah dua tahun tanpa wakil gubernur, Anies merasa kerepotan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memasuki dua tahun masa jabatan sebagai pemimpin Ibu Kota. Idealnya, bukan hanya Anies yang memimpin di kota yang dulunya bernama Batavia ini. Seharusnya Ia didampingi oleh seorang wakil gubernur.

Apa daya dalam dua tahun masa tugasnya, tepatnya 1 tahun 2 bulan belakangan, hanya ia jalani seorang diri. Sejak 10 Agustus 2018, kursi wakil gubernur DKI Jakarta diketahui kosong karena ditinggalkan oleh Sandiaga Uno.

Saat itu Sandi memutusan untuk maju ke kancah politik nasional mendampingi Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden.


Anies merasa kerepotan

Tanpa wagub DKI Jakarta, Anies sebenarnya mengaku cukup kerepotan bekerja sendirian. Hal yang paling terasa adalah dia tidak bisa berbagi tugas untuk menghadiri dua kegiatan dalam waktu yang sama.

Baca Juga: Pemprov DKI akan bangun Kampung Akuarium dengan konsep rumah berlapis

"Yang repot itu representasi. Kalau ada rapat dengan pemerintah pusat yang mengharuskan gubernur atau wakil gubernur, sementara pada saat yang bersamaan ada acara yang juga tidak kalah penting," ujar Anies dalam program Aiman yang tayang di KompasTV, Senin (1/7/2019) malam.

Saat Sandiaga masih menjabat sebagai wagub DKI, Anies bisa berbagi tugas untuk menghadiri dua kegiatan yang berlangsung bersamaan. Namun, karena tak ada wagub, Anies menyebutkan bahwa orang-orang memaklumi apabila dia tidak bisa menghadiri kegiatan tertentu. Di luar itu, menurut Anies, pekerjaan di Pemprov DKI masih bisa dia tangani meskipun tanpa wakil gubernur.

"Sudah masuk Juli nih. Sebetulnya gini, kalau pekerjaan alhamdulillah enggak masalah," ucap Anies.

Sering minta wakil

Tanpa orang nomor dua di DKI Jakarta tersebut, Anies tidak hanya berdiam. Ia kerap kali meminta agar DPRD DKI Jakarta segera melakukan pemilihan wagub DKI Jakarta. Apalagi pemilihan ini mandek sejak DPRD DKI periode 2014-2019.

Baca Juga: Anies klaim pekerjaannya terlaksana dengan baik meskipun tanpa wakil gubernur

Padahal Anies berharap di DPRD periode sebelumnya tugas mengenai pemilihan wagub selesai. "Kita berharap DPRD segera menyiapkan agar segera bersidang karena ini adalah bulan terakhir DPRD periode ini bertugas. Harapan saya, mereka bisa tuntaskan sebelum selesai masa jabatannya," ujar Anies saat itu, Kamis (8/8/2019).

Karena tak selesai di tangan DPRD DKI periode sebelumnya, Anies kemudian berharap kepada anggota DPRD DKI periode 2019-2024 untuk menuntaskan pemilihan wagub. Hal ini Ia ungkapkan seusai pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024.

"Saya harap mudah-mudahan pansus yang kemarin sudah ada berproses bisa disegerakan tuntasnya, sehingga nama (calon wagub) bisa langsung disidangkan di dewan. Sehingga kita bisa memiliki wakil," kata Anies kepada wartawan setelah menghadiri pelantikan DPRD DKI periode 2019-2024 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (26/8/2019).

Baca Juga: RAPBD DKI dinilai tak transparan, Anies sebut penggiringan opini tak sehat

Anies mengatakan, penentuan waktu pemilihan wagub ada di tangan dewan yang menjabat saat ini. Namun, ia berharap pemilihan dapat dilaksanakan segera pada masa awal jabatan anggota DPRD DKI Jakarta.

Klaim pekerjaan terlaksana dengan baik

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie