KONTAN.CO.ID - J&T Express, perusahaan jasa pengiriman berskala internasional mengumumkan telah resmi memasuki pasar Amerika Latin tepatnya di Meksiko. Ekspansi terbaru ini menambah cakupan jaringan global J&T Express dengan total sebelas negara setelah pada bulan lalu meresmikan ekspansi ke Timur Tengah. Dengan terbentuknya 12 pusat sortir dan 26 titik distribusi J&T Express di Meksiko ini mencakup wilayah utama di 32 negara bagian Meksiko. Sebagai aspek penting dari layanannya, aplikasi J&T Express versi Meksiko juga akan segera diluncurkan untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan. Dilansir dari worldbank.org dengan populasi hampir 130 juta, Meksiko adalah salah satu dari 15 ekonomi terbesar di dunia dan ekonomi terbesar kedua di Amerika Latin. Negara ini memiliki institusi ekonomi makro yang kuat, dan terbuka untuk perdagangan. Hal ini terbukti dengan pemulihan ekonomi secara cepat dan baik yang terjadi pada 2021 setelah menghadapi penurunan di awal 2020 karena pandemi Covid-19.
Sukses Ekspansi ke-10 Negara, J&T Express Hadir di Amerika Latin Sebagai Negara ke-11
KONTAN.CO.ID - J&T Express, perusahaan jasa pengiriman berskala internasional mengumumkan telah resmi memasuki pasar Amerika Latin tepatnya di Meksiko. Ekspansi terbaru ini menambah cakupan jaringan global J&T Express dengan total sebelas negara setelah pada bulan lalu meresmikan ekspansi ke Timur Tengah. Dengan terbentuknya 12 pusat sortir dan 26 titik distribusi J&T Express di Meksiko ini mencakup wilayah utama di 32 negara bagian Meksiko. Sebagai aspek penting dari layanannya, aplikasi J&T Express versi Meksiko juga akan segera diluncurkan untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan. Dilansir dari worldbank.org dengan populasi hampir 130 juta, Meksiko adalah salah satu dari 15 ekonomi terbesar di dunia dan ekonomi terbesar kedua di Amerika Latin. Negara ini memiliki institusi ekonomi makro yang kuat, dan terbuka untuk perdagangan. Hal ini terbukti dengan pemulihan ekonomi secara cepat dan baik yang terjadi pada 2021 setelah menghadapi penurunan di awal 2020 karena pandemi Covid-19.