Suku Bunga Berpotensi Turun, Begini Proyeksi Kupon ORI029



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kesempatan bagi investor ritel untuk meraih keuntungan dari investasi pada instrumen berbasis surat utang kembali terbuka. Sebab, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah merilis jadwal penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) ritel tahun 2026, di mana yang paling terdekat adalah penawaran ORI019 pada awal pekan depan.

Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruti mengatakan, pada dasarnya SBN Ritel termasuk ORI masih menjadi instrumen investasi yang dinantikan oleh masyarakat berkat karakteristiknya yang aman. Pasalnya, produk ini dijamin oleh Undang-Undang (UU) APBN, sehingga risiko gagal bayarnya sangat rendah.

“Selain itu, kupon SBN ritel umumnya relatif lebih menarik dibandingkan deposito dan dengan pajak yang lebih rendah,” ujar dia, Senin (19/1).


Baca Juga: Investasi Valas Perlu Pertimbangkan Risiko dan Potensi Keuntungan

Dengan kata lain, SBN Ritel dapat menjadi opsi instrumen untuk penempatan dana yang aman dengan potensi return yang optimal.

Terkait ORI029 yang tidak lama lagi ditawarkan ke publik, Ramdhan menilai besaran kupon instrumen ini sangat bergantung pada kondisi pasar dan waktu penerbitan. Bila berkaca pada kondisi pasar obligasi saat ini, khususnya tenor tiga tahun sampai enam tahun, kupon ORI029 diprediksi tidak jauh berbeda dibandingkan seri sebelumnya yaitu ORI029.

“Perkiraan kuponnya berada di kisaran 5,3% sampai 5,6% atau mungkin sedikit lebih rendah karena tren suku bunga acuan saat ini relatif lebih rendah dibandingkan periode penerbitan ORI sebelumnya,” ungkap Ramdhan.

Sebagaimana diketahui, ORI028 yang ditawarkan pada 29 September 2025 sampai 23 Oktober 2025 memiliki jenis kupon tetap (fixed rate) yakni 5,35% per tahun untuk tenor tiga tahun dan 5,65% per tahun untuk tenor enam tahun.

Ramdhan juga menyebut, jika tren penurunan suku bunga acuan berlanjut sepanjang 2026, maka ORI029 berpotensi menjadi lebih menarik di mata investor ritel. Sebab, para investor cenderung ingin mengunci kupon sebelum suku bunga turun lebih dalam.

“ORI029 bisa menjadi pilihan rasional bagi investor ritel yang menginginkan stabilitas dan kepastian,” tandas dia. 

Baca Juga: Harga Tembaga Melesat, Begini Efeknya Bagi Emiten Produsen Tembaga

Selanjutnya: KIM Indonesia Targetkan AUM Tumbuh 30% pada Tahun 2026

Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Selasa 20 Januari 2026, Utamakan Kolaborasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News