KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Suku bunga global yang masih tinggi dan ketidakpastian arah kebijakan bank sentral membuat investor perlu lebih selektif dalam mengelola portofolio. Kondisi tersebut turut membuka peluang bagi aset pendapatan tetap, terutama ketika imbal hasil obligasi Indonesia dinilai semakin kompetitif. Portfolio Manager Fixed Income Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Laras Febriany mengatakan, narasi higher for longer kembali menguat seiring kenaikan inflasi global pada paruh pertama 2026. Kondisi tersebut membuat bank sentral dunia masih mewaspadai risiko inflasi dalam menentukan arah kebijakan suku bunga. The Fed pada Juli mempertahankan Federal Funds Rate (FFR) pada level 3,50%–3,75%. Laras menilai pasar masih perlu mencermati kemungkinan The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama dari ekspektasi. Sementara itu, Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI Rate di level 5,75% pada Juli setelah sebelumnya menaikkan suku bunga secara agresif sebesar 1% pada Mei–Juni.
Suku Bunga Global Masih Tinggi, Reksadana Obligasi Bisa Jadi Pilihan Defensif
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Suku bunga global yang masih tinggi dan ketidakpastian arah kebijakan bank sentral membuat investor perlu lebih selektif dalam mengelola portofolio. Kondisi tersebut turut membuka peluang bagi aset pendapatan tetap, terutama ketika imbal hasil obligasi Indonesia dinilai semakin kompetitif. Portfolio Manager Fixed Income Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Laras Febriany mengatakan, narasi higher for longer kembali menguat seiring kenaikan inflasi global pada paruh pertama 2026. Kondisi tersebut membuat bank sentral dunia masih mewaspadai risiko inflasi dalam menentukan arah kebijakan suku bunga. The Fed pada Juli mempertahankan Federal Funds Rate (FFR) pada level 3,50%–3,75%. Laras menilai pasar masih perlu mencermati kemungkinan The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama dari ekspektasi. Sementara itu, Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI Rate di level 5,75% pada Juli setelah sebelumnya menaikkan suku bunga secara agresif sebesar 1% pada Mei–Juni.