Sukuk seri tenor pendek paling banyak diburu



KONTAN.CO.ID - Kembali dalam hasil lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara yang berlangsung, Selasa (26/9) mayoritas seri tenor pendek mencatat total penawaran masuk yang paling besar dibanding dengan seri tenor panjang.

Berdasar keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) seri PBS013 yang jatuh tempo pada 15 Mei 2019 menerima jumlah penawaran masuk sebesar Rp 7,76 triliun atau memegang porsi 29,39% dari total penawaran yang masuk pada lelang sore ini.

Selanjutnya seri SPNS13032018 yang jatuh tempo pada 13 Maret 2018 menerima jumlah penawaran masuk terbesar kedua sebesar 6,65 triliun atau 25,19% dari total penawaran yang masuk.


Ezra Nazula, Chief Investment Officer, Fixed Income PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) mengatakan pelaku pasar lebih tertarik pada seri tenor pendek dari pada panjang karena dengan suku bunga acuan 7 Days Reserve Repo Rate yang turun akan berefek langsung lebih cepat membawa perubahan pergerakan pada tenor pendek dari pada tenor panjang.

Ezra memprediksikan pada Selasa (26/9), bila tenor pendek sudah cukup naik harganya dengan pesat, tentu nanti investor akan pindah ke tenor panjang, dimana mereka masih bisa melihat nilai dan kemungkinan kenaikan harga pada tenor tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto