Sulit Penuhi Ketentuan Free Float, Solusi Tunas (SUPR) Bakal Delisting dari BEI



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten dari entitas grup Djarum, PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) berencana melakukan penghapusan pencatatan saham dari Bursa Efek Indonesia (BEI) atau delisting

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan, SUPR mengungkapkan rencana delisting disebabkan oleh kondisi perusahaan yang belum mampu memenuhi ketentuan minimum free float yang dipersyaratkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). 

"Berdasarkan evaluasi secara menyeluruh oleh manajemen SUPR atas strategi bisnis jangka panjang perseroan dan grup dalam pengelolaan aset dan kegiatan operasional yang lebih efisien, termasuk melalui restrukturisasi kepemilikan saham dalam grup, perseroan memutuskan untuk mengajukan Rencana Go Private dan Delisting," kata manajemen  dalam keterbukaan informasi, Senin (6/4/2026).


Baca Juga: Rupiah Kembali Melemah Senin (6/4), Ditutup di Level Rp 17.035 per Dolar AS

Berdasarkan POJK 45/2024, rencana go private dan delisting harus terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari pemegang saham yang tidak mempunyai kepentingan ekonomis pribadi sehubungan dengan Rencana Go Private dan Delisting dan bukan merupakan anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, dan pengendali perusahaan bukan merupakan afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, dan pengendali perusahaan. 

Persetujuan pemegang saham independen tersebut diperoleh melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). 

Selanjutnya, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), selaku pemegang saham utama dan pengendali SUPR akan melakukan penawaran untuk membeli saham SUPR yang dimiliki oleh pemegang saham publik SUPR melalui Penawaran Tender Sukarela sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 54/POJK.04/2015 tentang Penawaran Tender Sukarela.

Harga yang akan ditawarkan Protelindo kepada para pemegang saham adalah senilai Rp45.000 per saham. Adapun RUPSLB mengenai Rencana Go Private dan Delisting akan diadakan pada hari Rabu, tanggal 20 Mei 2026 di Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News