Sumarsono: PNS DKI yang tak netral diberhentikan



JAKARTA. Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan ada PNS DKI perempuan yang suka menjelekkan Pemprov di Instagram.

Sumarsono mengatakan, PNS tersebut juga berkomentar negatif mengenai Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Jelek-jelekin pemerintah provinsi, ya termasuk gubernurnya. Contohnya, pemprov banyak korupsi, lalu enggak benar. Termasuk soal partai pendukung paslon tertentu perlu dibubarkan. Banyak sekali," ujar Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (14/3).


Sumarsono mengatakan, PNS tersebut juga menyatakan dukungan ke salah satu pasangan calon gubernur. PNS tersebut menyebut nama pasangan cagub cawagub dan nomor pemilihan paslon yang dia dukung di Instagram. Namun, Sumarsono tidak mau menyebut paslon mana yang didukung oleh PNS DKI tersebut

"Pokoknya cuma dua paslon, kan. Saya enggak tahu persis, yang pasti yang dijelekin hanya satu paslon," ujar Sumarsono.

Sumarsono ingin agar PNS tersebut diberhentikan. Sebab, menurut dia, PNS tersebut sudah menyebar fitnah tentang Pemprov DKI dan pimpinannya sendiri.

Saat ini, Badan Kepegawaian Daerah DKI akan melakukan BAP terlebih dahulu. Selama proses itu, Sumarsono tidak mau membocorkan identitas PNS tersebut. (Jessi Carina)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie