Sumbawa Barat Menuju Kabupaten Layak Anak: Membangun Daerah dari Generasi Penerusnya



KONTAN.CO.ID - Jakarta, 4 November 2026 Masa depan sebuah daerah dapat dimulai dari hal-hal yang sangat dekat dengan kehidupan seorang anak: tumbuh dengan gizi yang baik, belajar di sekolah yang mendukung, memiliki ruang yang aman untuk bermain, menemukan tempat untuk mengembangkan bakat, dan mengetahui bahwa suaranya didengar.

Di Sumbawa Barat, upaya untuk menghadirkan lingkungan seperti ini tumbuh melalui berbagai program yang menyertai perjalanan anak sejak awal kehidupan hingga mereka mulai mempersiapkan masa depan.

Pemerintah daerah, sekolah, keluarga, komunitas, serta dunia usaha mengambil peran yang saling melengkapi. PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, menjadi salah satu mitra utama yang mendukung perjalanan tersebut melalui berbagai program kesehatan, pendidikan, olahraga, dan perlindungan anak.


Bagi AMMAN, Kabupaten Layak Anak merupakan bagian dari upaya membangun generasi yang sehat, terdidik, terlindungi, dan mampu mengembangkan potensinya. Karena itu, pembangunan daerah tidak hanya tentang ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga tentang kualitas generasi penerusnya.

Bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, AMMAN telah mendorong kebijakan dan kelembagaan untuk mendukung pemenuhan hak anak, melalui edukasi tentang hak anak, pencegahan kekerasan dan perundungan, penguatan Forum Anak, serta pembentukan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) sebagai wadah keterlibatan dunia usaha.

Kontan - Amman Mineral Native Online
© Foto oleh Amman Mineral
Menjaga Anak Sejak Awal Kehidupan

Fondasi pertumbuhan anak dibangun sejak masa kehamilan, bahkan sebelumnya. Melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), kampanye gizi seimbang, edukasi bagi remaja dan calon pengantin, serta pendampingan ibu dan anak, keluarga memperoleh pengetahuan dan dukungan untuk menjaga tumbuh kembang anak sejak dini. Upaya ini berjalan bersama edukasi persalinan di fasilitas kesehatan, dukungan terhadap akses air bersih dan sanitasi, serta penguatan pola pengasuhan sehat di tingkat keluarga.

Program Percepatan Penurunan Stunting telah menjangkau 436 anak di wilayah lingkar tambang yang mengalami stunting, underweight, dan wasting. Dari pendampingan tersebut, 32 persen anak berhasil keluar dari kondisi stunting, sementara peningkatan berat badan normal mencapai 86 hingga 98 persen.

Namun, perubahan yang ingin dibangun tidak berhenti pada angka. Di balik setiap perkembangan tersebut adalah keluarga yang semakin memahami kebutuhan gizi anak dan memiliki kemampuan lebih baik untuk mendampingi pertumbuhannya.

Kontan - Amman Mineral Native Online
© Foto oleh Amman Mineral
Membuka Jalan Lewat Pendidikan

Seiring bertambahnya usia, ruang tumbuh anak menjadi semakin luas. Di sekolah, program seperti PAUD Prestasi dengan pendekatan computational thinking dan Pengelolaan Sampah Berbasis Sekolah membuka kesempatan bagi anak untuk belajar lebih dari sekadar pelajaran di kelas. Mereka diajak mengembangkan rasa ingin tahu, kemampuan memecahkan masalah, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Perjalanan pendidikan kemudian berlanjut hingga jenjang berikutnya. Sejak 2021, AMMAN Scholars telah membuka kesempatan bagi lebih dari 290 talenta muda untuk menempuh pendidikan SMK dan Diploma Tiga, disertai bootcamp dan pengenalan terhadap dunia kerja.

Bagi para penerima manfaat, pengalaman tersebut bukan hanya tentang mendapatkan akses pendidikan, tetapi juga menemukan pilihan yang sebelumnya mungkin terasa jauh: melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, atau bahkan membangun usaha sendiri. Berbagai hal ini turut membangun motivasi dan kesiapan mereka untuk melangkah ke masa depan.

Kontan - Amman Mineral Native Online
© Foto oleh Amman Mineral
Menumbuhkan Karakter melalui Olahraga

Bagi sebagian anak, proses menemukan potensi justru dimulai dari lapangan, arena olahraga, atau bahkan laut.

Melalui pendekatan Sports for Development, sepak bola, basket, voli, skateboard, selancar, hingga olahraga bagi penyandang disabilitas menjadi medium untuk mengenalkan nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, dan kepercayaan diri.

Melalui program Surfing Masuk Sekolah, AMMAN bersama pemerintah daerah memperkenalkan selancar sebagai kegiatan ekstrakurikuler di empat sekolah. Anak-anak tidak hanya belajar berdiri di atas papan dan membaca ombak, tetapi juga memperoleh pengetahuan tentang keselamatan di air, pelestarian laut, dan peluang pariwisata berkelanjutan.

Khairullah, seorang peserta klinik selancar, menceritakan bahwa kegiatan tersebut membantunya memahami cara berselancar dengan benar dan aman. Program itu juga membuatnya semakin menyadari pentingnya menjaga kebersihan laut dan pantai, sekaligus menumbuhkan cita-citanya untuk menjadi peselancar yang lebih baik.

Membangun Lingkungan yang Aman Bagi Anak untuk Berpendapat

Anak membutuhkan lebih dari kesehatan dan pendidikan. Mereka juga membutuhkan lingkungan yang membuat mereka merasa aman, dihargai, dan memiliki ruang untuk menyampaikan pandangan.

Di Sumbawa Barat, upaya ini dilakukan melalui penyediaan ruang ramah anak, penguatan Forum Anak, serta berbagai wadah kreativitas dan informasi. Edukasi mengenai hak anak serta pencegahan kekerasan dan perundungan turut memperkuat lingkungan tempat anak tumbuh.

Perlindungan tersebut juga dibawa semakin dekat ke tingkat desa. AMMAN mendukung 16 desa melalui penguatan kebijakan, pelatihan 78 kader paralegal, dan pengembangan 29 fasilitator anak. Pendekatan ini kemudian diperluas oleh pemerintah daerah ke 18 desa lainnya melalui pendanaan APBDes, membawa sistem perlindungan semakin dekat dengan anak dan keluarga.

Bukan Sekadar Predikat

Berbagai program tersebut menghubungkan intervensi di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, sekolah, dan keluarga. Pendidikan membuka kesempatan, kesehatan memastikan anak dapat bertumbuh, olahraga membangun karakter, sementara kelembagaan memastikan perlindungan terus berjalan. Kolaborasi ini turut mendorong Kabupaten Sumbawa Barat naik dari kategori Pratama pada 2023 menjadi Madya pada 2025.

Atas kontribusinya dalam mendukung penguatan kelembagaan masyarakat, AMMAN memperoleh apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara dalam pergelaran Minerba Expo 2026, dalam kategori Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat bidang pembentukan kelembagaan komunitas masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News