Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) manfaatkan gerai untuk supply bantuan korban bencana



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) menyampaikan pihaknya membantu korban bencana Tsunami melalui gerai-gerai miliknya. Setidaknya ada 29 gerai di wilayah terdampak bencana tersebut yang difungsikan untuk menyalurkan bantua pasca bencana.

Solihin, Corporate Affairs Director AMRT menyampaikan bahwa selain menyalurkan melalui gerai, perusahaan juga mengirimkan tiga unit mobil untuk mendistribusikan bantuan pada hari Minggu. Salah satu barang yang didistribusikan adalah bahan pokok mulai dari air mineral hingga makanan.

“Hari minggu kami beri bantuan ke saudara-saudara yang terkena musibah di lingkungan gerai kami tetapi itu sporadis. Beberapa barang kebutuhan seperti air mineral dan makanan, tetapi ada daerah yang sulit dijangkau seperti wilayah Sumur tetapi selasa kami sudah bisa beri bantuan,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (27/12)


Perusahaan juga bekerjasama dengan beberapa pihak, salah satunya kepolisian untuk bisa menyalurkan distribusi di titik-titik pengungsian. Yang jelas, dirinya menyampaikan bahwa perusahaan berupaya maksimal untuk membantu korban bencana seperti yang sebelumnya terjadi di Sulawesi Tengah dan NTB.

Namun dirinya menyampaikan bahwa dampak bencana Tsunami yang terjadi di Banten dan Lampung, tidak sebesar yang terjadi di Sulawesi Tengah dan Lombok dimana gerai yang terdampak sangat besar. Sedangkan pada bencana Tsunami Banten dan Lampung seluruh gerainya sudah beroperasi normal H+2 setelah bencana.

“Kami akan kirim bantuan lagi melalui Provinsi Banten dan lagi koordinasi dengan kantor Gubernuran mau diarahin kemana. Karena keterbatasan akses jadi kami minta bantuan Pemprov untuk distribusi, sore ini bantuan sudah siap dan besok bisa langsung dikirim,” lanjutnya.

Dirinya menegaskan tidak ada kerugian material maupun korban jiwa dari pihaknya, operasional gerai juga sudah berjalan normal. Penutupan 29 gerai dilakukan sementara untuk mengantisipasi timbulnya korban jiwa sehingga karyawan bisa selamat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .