Summarecon Agung bakal meluncurkan kios komersial



JAKARTA. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) akan meluncurkan produk baru di kawasan Summarecon Bekasi. Perseroan akan memasarkan kios komersial bernama The Springlake ini sebanyak 72 unit yang dijual dengan harga sekitar Rp 1 miliar per unit.

Proyek tersebut diharapkan menjadi salah satu penopang pencapaian target marketing sales atau pra penjualan yang ditetapkan emiten properti tersebut di tahun ini, yakni Rp 4,5 triliun.

Adrianto P Adhi, Direktur Utama SMRA, mengatakan proyek bertajuk Kios The Springlake tersebut akan meluncur pada akhir Agustus ini. "Unit yang dirilis terbatas, dengan range harga di bawah sampai Rp 1 miliar," katanya pada KONTAN, Rabu (10/8).


Hingga akhir Juli, SMRA telah mencetak marketing sales sebesar Rp 1,9 triliun atau setara 42,2% dari target tahun ini. Sebagian besar pencapaian tersebut masih ditopang dari proyek Summarecon Serpong dengan kontribusi sebesar Rp 59% atau setara dengan nilai Rp 1,12 triliun.

Sementara Summarecon Karawang telah menyumbang 15%, Summarecon Bandung 14%, Bekasi 8% dan Kelapa Gading 4%. Selain proyek kios The Springlake, SMRA juga berencana merilis proyek baru lain di Serpong, Bandung dan Karawang. Namun peluncuran proyek akan disesuaikan dengan kondisi pasar.

Di Serpong, SMRA akan meluncurkan kluster perumahan baru bertajuk Thomson yang akan dilego dengan harga di bawah Rp 2 miliar pada kuartal III ini. Thomson merupakan klaster kedua di Serpong yang akan diluncurkan SMRA tahun ini.

Sebelumnya, SMRA memasarkan klaster Tesla sebanyak 406 unit pada kuartal II lalu yang seharga Rp 1,2 miliar-Rp 2 miliar. Sebelumnya, Adrianto bilang klaster Thomson akan menyasar segmen menengah.

Sedangkan di Karawang, perseroan akan merilis kluster perumahan kedua di separuh kedua ini dengan mengusung nama Elora. Di Kota Mandiri yang baru dirilis Juni lalu ini, perseroan telah memasarkan satu kluster hunian bertajuk Advani sebanyak 254 unit.

Rumah itu dijual dengan harga Rp 690 juta-Rp 1,4 miliar dan habis terjual. Di Summarecon Bandung, emiten properti ini juga menyiapkan sejumlah produk baru. Proyek tersebut akan meluncur setelah segala perizinan rampung.

"Area kluster hunian dan kluster komersial akan terus disiapkan di sana. Tapi mengenai kapan dan seperti apa proyeknya, belum bisa saya sampaikan," kata Adrian.

SMRA memiliki lahan seluas 330 ha di Bandung. Perseroan telah merilis dua kluster perumahan di kawasan tersebut sejak tahun lalu yakni kluster Btari dan kluster Amanda sebanyak lebih dari 400 unit rumah. Harganya antara Rp 1,9 miliar sampai Rp 4 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie