KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Summarecon Bekasi siap memacu penjualan tahun ini lewat produk eksisting dan peluncuran produk baru. Pengembang ini optimistis dapat mendongkrak penjualan seiring semakin lengkapnya fasilitas kawasan yang memperkuat posisinya sebagai kota mandiri. Salah satu produk eksisting yang menjadi andalan Summarecon Bekasi adalah klaster rumah supermewah bertajuk Soultan Island. Setelah berhasil terjual 20 unit, Summarecon menargetkan penjualan sekitar 30 unit rumah di klaster tersebut tahun ini. Executive Director Summarecon Bekasi, Magdalena Juliati, mengatakan nilai target penjualan itu bisa mencapai sekitar Rp 400 miliar. “Tahun ini, pengembangan difokuskan pada klaster Soultan. Seiring naiknya kelas Summarecon Bekasi, kami juga ingin meningkatkan kualitas dan segmen huniannya,” kata Magdalena dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).
Baca Juga: Summarecon Tangerang Luncurkan Rona Homes Tahap 2, Harga Mulai Rp 830 Jutaan Ia menyebut, antusiasme pasar terhadap klaster Soultan cukup besar, meski belum semua permintaan berujung pada transaksi. Summarecon Bekasi memasarkan produk ini dengan membuka opsi desain rumah sesuai keinginan konsumen. Klaster Soultan pertama kali soft launching pada 23 Juli 2025. Klaster ini dikembangkan di lahan seluas 8 hektare (ha) yang mencakup 110 unit rumah supermewah dan dilengkapi fasilitas klaster seluas 3.000 meter persegi (m²). Saat pertama kali dirilis, harganya dibanderol mulai dari Rp 9,3 miliar hingga Rp 29,5 miliar. Pemasaran klaster premium ini dilakukan secara bertahap dalam dua tahun. Sebanyak 20 unit hunian sudah mulai dibangun dan ditargetkan serah terima kepada pemilik pada September 2027. Keputusan Summarecon Bekasi meluncurkan Soultan Island bukan sekadar meraba pasar. Magdalena menilai, selama ini penghuni rumah berkapasitas lahan besar di luar kawasan tertarik pindah ke kawasan terpadu yang dikembangkan Summarecon, asalkan tersedia hunian dengan ukuran lebih besar dan berkelas.
Baca Juga: Strategi Summarecon (SMRA) Jaga Porsi Recurring Income 25–30% pada 2026 Hunian supermewah Soultan Island mengusung gaya modern tropis. Klaster ini dirancang secara eksklusif oleh Thomas B. Elliot, arsitek kelas dunia yang dikenal berpengalaman merancang hunian superpremium dan proyek ultra-mewah berskala global. Soultan Island menawarkan tiga tipe rumah, yakni tipe Yellow dengan luas tanah 300 m² dan luas bangunan 374 m², tipe Green dengan luas tanah 350 m² dan luas bangunan 419 m², serta tipe Blue dengan luas tanah 600 m² dan luas bangunan 498 m². Selain mengembangkan klaster Soultan, Summarecon Bekasi juga menyiapkan peluncuran dua hingga tiga proyek baru tahun ini, yang terdiri dari produk hunian dan komersial. Namun, Magdalena belum merinci segmen harga yang akan disasar. Ia menambahkan, sejak awal Summarecon Bekasi memang dirancang sebagai kota metropolitan. Dalam 15 tahun pengembangan, kawasan ini telah menjadi benchmark bagi pasar properti di Bekasi dan sekitarnya.
Baca Juga: SMRA Rayakan Kesuksesan Penjualan Lewat Summarecon Awards 2026 “Kami terus memperkuat kawasan Summarecon Bekasi agar benar-benar berkembang menjadi kota metropolitan. Fokusnya bukan hanya pada pembangunan hunian, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” imbuh Magdalena. Saat ini, Summarecon Bekasi telah menghadirkan fasilitas pendukung seperti area bermain (playground) dan kawasan komersial baru. Revitalisasi kawasan juga terus dilakukan untuk mempercantik wajah kota. Boulevard utama telah ditata ulang, termasuk lanskap dengan pohon palem agar tampil lebih modern dan rapi.
Peremajaan infrastruktur juga berjalan, seperti overlay jalan serta rencana pembaruan flyover agar lebih nyaman dan representatif. Proses ini dimulai sejak November tahun lalu dan akan berlanjut sepanjang tahun ini. “Target penyelesaian tahap ini adalah pertengahan tahun,” ujar Magdalena.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News