KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Summarecon Agung Tbk (
SMRA) berhasil melampaui target penjualan pemasaran (marketing sales) sepanjang 2025. Perseroan membukukan
marketing sales sebesar Rp5,53 triliun, tumbuh 27% dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui target yang dipatok sebesar Rp5 triliun. Pencapaian tersebut mencerminkan masih kuatnya permintaan di segmen hunian menengah dan menengah atas, yang menjadi motor utama pertumbuhan penjualan Summarecon di tengah tantangan ekonomi yang masih berlangsung.
Baca Juga: Marketing Sales Summarecon Agung (SMRA) Capai Rp 1,2 Triliun di Kuartal I-2026 Presiden Direktur Summarecon Agung, Adrianto P. Adhi, menegaskan bahwa pasar hunian menengah dan menengah atas masih menunjukkan daya tahan yang baik. "Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih berlangsung, pasar hunian menengah dan menengah atas tetap menunjukkan permintaan yang cukup baik terhadap produk-produk Summarecon," ujarnya. Kinerja prapenjualan yang solid turut mendorong pertumbuhan kinerja keuangan perusahaan. Sepanjang 2025, Summarecon membukukan pendapatan sebesar Rp 8,77 triliun dengan laba bersih mencapai Rp 1,20 triliun. Segmen pengembangan properti masih menjadi penyumbang terbesar pendapatan perseroan. Unit bisnis ini menghasilkan pendapatan Rp 5,51 triliun atau sekitar 63% dari total pendapatan, yang berasal dari penjualan rumah, properti komersial, dan apartemen di berbagai kawasan pengembangan Summarecon.
Sementara itu, segmen investasi dan manajemen properti mencatat pendapatan Rp2,28 triliun, naik 6% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut didorong peningkatan pendapatan sewa pusat perbelanjaan yang bertambah sekitar Rp113,85 miliar. Kontribusi segmen ini mencapai sekitar 26% terhadap total pendapatan perusahaan.
Baca Juga: Summarecon Agung (SMRA) Beri Sinyal Positif: Ini Dampak Lanjut PPN DTP ke Harga Rumah Di sisi lain, segmen bisnis lainnya membukukan pendapatan Rp981,12 miliar atau naik 1% secara tahunan. Kenaikan terutama ditopang oleh kinerja bisnis perhotelan yang terus menunjukkan tren positif. Memasuki 2026, Summarecon membidik marketing sales sebesar Rp 5,2 triliun. Target tersebut akan ditopang oleh penjualan produk di sembilan kawasan kota terpadu yang dikembangkan perseroan, yakni Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bogor, Bandung, Karawang, Makassar, Crown Gading, dan Tangerang. Prospek pencapaian target tersebut mulai terlihat sejak awal tahun. Hingga kuartal I-2026, Summarecon telah membukukan penjualan properti sebesar Rp1,2 triliun, meningkat 37% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News