Summarecon (SMRA) Siapkan Dana Rp 468 Miliar Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Oktober 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) melaporkan kesiapan dana pelunasan efek obligasi jatuh tempo.

Melansir keterbukaan informasi tanggal 24 September 2026, efek jatuh tempo itu adalah Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap II Tahun 2023 Seri A dengan nomor seri SMRA04ACN2.

Corporate Secretary SMRA, Lydia Tjio mengatakan, tanggal jatuh tempo surat utang itu pada tanggal 19 Oktober 2026. Obligasi tersebut punya tingkat suku bunga 7,35%.


Baca Juga: Insentif KLM Naik Jadi 6%, Simak Prospek Saham Bank Woori Saudara (SDRA)

Dana yang disediakan SMRA untuk membayar obligasi itu sebesar Rp 468 miliar. “Sumber dana berasal dari internal kas perseroan,” tulisnya dalam keterbukaan informasi tersebut.

Sebagai informasi, SMRA membukukan pendapatan neto sebesar Rp 4,25 triliun per 30 Juni 2026, turun 7,18% dari Rp 4,58 triliun pada periode sama tahun lalu.

Laba bersih sebesar Rp 332,38 miliar per semester I 2026, turun 33,98% YoY.

Per 30 Juni 2026, SMRA punya total aset Rp 41,30 triliun. Ini naik dari Rp 38,34 triliun per 31 Desember 2025. 

Total liabilitas perusahaan sebesar Rp 24,91 triliun di akhir Juni 2026, naik dari Rp 22,33 triliun di akhir Desember 2025. Sementara, total ekuitas tercatat Rp 16,39 triliun per akhir Juni 2026, naik dari Rp 16 triliun di akhir tahun 2025. 

SMRA memiliki kas dan setara kas akhir tahun sebesar Rp 4,83 triliun di akhir Juni 2026, naik dari Rp 3,74 triliun di periode sama tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News