JAKARTA. Harga surat utang negara (SUN) pada penutupan perdagangan Kamis (2/2) kemarin masih tercatat melemah. Berdasarkan situs Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), indeks INDOBeX Government Clean Price menurun sebesar 0,02% ke level 111,43 dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya. I Made Adi Saputra Analis Fixed Income MNC Securities mengatakan bahwa volume perdagangan SUN yang dilaporkan pada perdagangan kemarin senilai Rp7,85 triliun dari 32 seri SUN yang diperdagangkan, dengan volume perdagangan SUN seri acuan yang dilaporkan senilai Rp3,82 triliun. Sementara, Obligasi Negara seri FR0059 menjadi SUN dengan volume perdagangan terbesar, senilai Rp1,81 triliun dari 59 kali transaksi di harga rata - rata 95,72% yang diikuti oleh volume perdagangan Obligasi Negara seri FR0072, senilai Rp871,87 miliar dari 60 kali transaksi di harga rata - rata 101,00%.
SUN seri FR0059 dengan volume perdagangan terbesar
JAKARTA. Harga surat utang negara (SUN) pada penutupan perdagangan Kamis (2/2) kemarin masih tercatat melemah. Berdasarkan situs Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), indeks INDOBeX Government Clean Price menurun sebesar 0,02% ke level 111,43 dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya. I Made Adi Saputra Analis Fixed Income MNC Securities mengatakan bahwa volume perdagangan SUN yang dilaporkan pada perdagangan kemarin senilai Rp7,85 triliun dari 32 seri SUN yang diperdagangkan, dengan volume perdagangan SUN seri acuan yang dilaporkan senilai Rp3,82 triliun. Sementara, Obligasi Negara seri FR0059 menjadi SUN dengan volume perdagangan terbesar, senilai Rp1,81 triliun dari 59 kali transaksi di harga rata - rata 95,72% yang diikuti oleh volume perdagangan Obligasi Negara seri FR0072, senilai Rp871,87 miliar dari 60 kali transaksi di harga rata - rata 101,00%.