JAKARTA. Perusahaan ritel pengelola jaringan supermarket Super Indo, PT Lion Super Indo, akan menambah gerai tahun depan demi melebarkan jangkauan pasar. Peritel yang sahamnya dimiliki Salim Group dan Delhaize Group asal Belgia dengan komposisi sama besar itu, mematok tambahan 10 unit di tahun 2015. Pilihan lokasi Super Indo masih di Pulau Jawa. Peritel itu merogoh biaya investasi sekitar Rp 3 miliar-Rp 5 miliar per gerai dengan luas 1.200 meter persegi (m²). Target penambahan gerai tahun 2015 itu masih lebih besar daripada target tahun ini. Hingga akhir 2014, Super Indo akan memiliki 124 gerai. Tiga gerai anyar terakhir yang akan buka akhir tahun ini berada di Mojokerto, Jombang dan Semarang. Jumlah gerai 2014 itu hanya terpaut delapan gerai dari total gerai tahun 2013 yakni 116 gerai.
Super Indo ingin menambah 10 gerai tahun depan
JAKARTA. Perusahaan ritel pengelola jaringan supermarket Super Indo, PT Lion Super Indo, akan menambah gerai tahun depan demi melebarkan jangkauan pasar. Peritel yang sahamnya dimiliki Salim Group dan Delhaize Group asal Belgia dengan komposisi sama besar itu, mematok tambahan 10 unit di tahun 2015. Pilihan lokasi Super Indo masih di Pulau Jawa. Peritel itu merogoh biaya investasi sekitar Rp 3 miliar-Rp 5 miliar per gerai dengan luas 1.200 meter persegi (m²). Target penambahan gerai tahun 2015 itu masih lebih besar daripada target tahun ini. Hingga akhir 2014, Super Indo akan memiliki 124 gerai. Tiga gerai anyar terakhir yang akan buka akhir tahun ini berada di Mojokerto, Jombang dan Semarang. Jumlah gerai 2014 itu hanya terpaut delapan gerai dari total gerai tahun 2013 yakni 116 gerai.