KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Superbank memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk menekan risiko fraud di tengah pesatnya transformasi digital sektor keuangan. Presiden Direktur Superbank Tigor M. Siahaan menegaskan bahwa risiko fraud tidak dapat dihilangkan sepenuhnya, namun bisa ditekan hingga level minimal melalui penguatan tata kelola dan disiplin manajemen risiko. Baca Juga: Bank Harap Proses Gadai Barang Hasil Kredit Dapat Tercatat di SLIK
Superbank Perkuat GCG dan AI untuk Tekan Risiko Fraud di Era Digital
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Superbank memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk menekan risiko fraud di tengah pesatnya transformasi digital sektor keuangan. Presiden Direktur Superbank Tigor M. Siahaan menegaskan bahwa risiko fraud tidak dapat dihilangkan sepenuhnya, namun bisa ditekan hingga level minimal melalui penguatan tata kelola dan disiplin manajemen risiko. Baca Juga: Bank Harap Proses Gadai Barang Hasil Kredit Dapat Tercatat di SLIK
TAG: